Pencegahan Wabah Virus Corona di Halbar Terkendala APD

oleh -486 views
Link Banner

Porostimur.com | Jailolo: Terkait penanganan pencegahan penyebaran wabah virus Corona di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) kususnya melalui jalur laut yang ada di Pelabuhan ferry Kecamatan Jailolo Selatan (Jalsel) sangat tidak efektif.

Pantauan porostimur.com, Selasa (24/3/2020) siang di pelabuhan ferry Sidangoli Kecamatan Jailolo Selatan, kedatangan penumpang dari kota Ternate ke Halbar dengan kapal ferry sebagian warga tidak memakai masker

Adapun petugas tidak memegang alat Termoscener untuk mendeteksi suhu penumpang yang datang, begitupun yang berpergian ke Ternate.

Tidak efektifnya dalam pencegahan, Dinkes Halbar mendapat sorotan dari Wakil Ketua Lembaga Pemerhati Pembangunan (LPP) Kabupaten Halbar, Yudiyanto Samiun.

Samiun menyampaikan bahwa harusnya Pemda Halbar melalui Dinkes lebih serius lagi dalam melakukan pencegahan terkait Virus Corona.

Baca Juga  Pemerintahan dan Klenik

“Kesediaan alat itu penting, apalagi di pelabuhan, kan kita tidak tahu banyaknya penumpang yang masuk di daerah kita, takutnya jangan sampai ada yang sudah terinfeksi virus diluar lalu masuk disini,” ungkpnya.

Samiun berharap kepada Dinkes Kab. Halbar agar lebih serius dan cepat melangkah untuk mencegah sebaran virus Corona di Halbar.

Disisi lain, Hi. Abdu Salama (Korsatepel Wilayah 3 Sidangoli) saat di temui, ia menyampaikan bahwa, terkait mencegah virus Corona, Balai Perhubungan Darat sudah melakukan sosialisasi bersama Puskesams Kec. Jalsel, hingga saat ini belum ada penyediaan.

“Kami sudah melakukan sosialisasi bersama Puskesmas Jalsel sampai saat ini, permintaan itu belum disediakan,” ungkap Hi. Abdu.

Baca Juga  Polwan di Polda Malut Sudah Terpapar Paham Radikalisme Selama 1 Tahun

Rosfintje Kalengit, Kadis Kesehatan Halbar, saat dikonfirmasi via WhatsApp. mengakui bahwa untuk saat ini dinas masih kekurangan Alat pelindung Diri (APD).

Ia pun menyampaikan bahwa yang paling penting masyarakat memproteksi diri, berprilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar terhindar dari wabah Corona.

“Sementara ini kami memang kekurangan APD, termasuk masker dan termoscener, terpenting itu mayarakat bisa proteksi diri,” jelasnya. (ash)