Pendamping TKSK Botang Lomang Sunat Bantuan BPNT

oleh -84 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dilakukan Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Selatan di Kecamatan Kepulauan Botang Lomang, menuai masalah.

Pasalnya dalam penyerahan/Penyaluran bantuan, pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) TKSK atas nama Sardiono R. Tuara diduga kuat memunggut biaya sebesar Rp. 20.000 untuk setiap /PKM.

Salah satu penerima manfaat yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa, sebelum penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai pendamping selalu memunggut biaya Rp.20 ribu dari setiap PKM melalui telepon di salah satu penerima manfaat.

“Kitorang pe pendamping Sardiono R. Tuara/Ono setiap mau penyaluran bantuan sembako, dia batelfon kalao di kampong suru kitorang penerima kumpul doi 20 ribu tiap orang yang terima PKM,” ungkapnya, Kamis (21/01/2021).

“Pendamping bilang kalau sapa yang tara kase doi maka dong pe bantuan sembako kita akan tahan,” sambungnya.

Baca Juga  Sadis, tukang ojek di Manokwari dianiaya dan dirampok OTK

Sardiono R. Tuara, TKSK Kecamatan Kepulauan Botang Lomang yang dikonfirmasi wartawan media ini melalui telepon selulernya Sabtu, (23/1/2021) membantah adanya pemungutan. Tuara bilang bukan pungutan tetapi kerelaan dari masyarakat.

“Ini bukan pungutan tapi dari masyarakat punya kerelaan. Kalaupun pungut berarti saya bilang “Ngoni kase kamari doi. Tapi kan saya tidak bilang seperti itu, dan dari masyarakat punya kerelaaan sendiri sebab dorang yang mau kase doi,” jelas Sardiono.

Ia mengaku sudah menjadi kebiasaan masyarakat sejak dulu dengan tuduhan tak wajar itu.

“Soal uang 20 ribu itu KPM sendiri yang kumpul, dan itu suda menjadi kebiasaan dari semenjak raskin bahkan, KPM sendiri yang sampaikan dari dulu torang juga kumpul – kumpul doi untuk ambil beras,” katanya.

Baca Juga  Pakai Bikini Ajak Anjingnya Jalan-jalan di Stasiun, Penyanyi Cantik ini Dihujat

Tuara menambahkan jumlah penerima BNPT hanya tiga ratus lebih dari delapan Desa yang di Kecamatan Botang Lomang. (adhy)