“Penurunan paling besar di Bali dan Nusa Tenggara yaitu pada Maret 2025 menurun 0,22% dibandingkan September 2024,” kata dia.

Jumlah penduduk miskin di Pulau Sulawesi sebanyak 1,85 juta jiwa atau 7,75% dari total jumlah penduduk miskin nasional. Persentase penduduk miskin di Pulau Sulawesi turun 0,16% dari dari posisi pada September 2024 yang sebesar 9,12% menjadi 8,96% pada Maret 2025.
Jumlah penduduk miskin di Kepulauan Maluku dan Papua sebanyak 1,49 juta jiwa atau 6,25% dari total jumlah penduduk miskin nasional. Persentase penduduk miskin di Kepulauan Maluku dan Papua naik 0,28% dari dari posisi pada September 2024 yang sebesar 18,62% menjadi 18,90% pada Maret 2025.
“Jika dibandingkan antara Maret 2025 dengan September 2024 hampir seluruh pulau mengalami penurunan jumlah dan persentase penduduk miskin. Hanya di Maluku dan Papua terjadi peningkatan persentase dan jumlah penduduk miskin,” terang Ateng.
Jumlah penduduk miskin di Pulau Kalimantan sebanyak 890 ribu jiwa atau 2,75% dari total jumlah penduduk miskin nasional. Persentase penduduk miskin di Pulau Kalimantan turun 0,15% dari dari posisi pada September 2024 yang sebesar 5,30% menjadi 5,15% pada Maret 2025.
“Jumlah penduduk miskin di Kalimantan sebanyak 890 ribu penduduk (3,75%) jadi paling sedikit secara nasional,” pungkas Ateng.




