Pengacara Nilai Polres Kepsul Lambat Tangani Kasus Penebangan Pohon Kelapa di Auponhia

oleh -46 views
Link Banner

Kuswandi: Kita akan Lapor ke Polda Maluku Utara

Porostimur.com| Sanana: Polres Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut) dinilai tidak mampu menyelesaikan kasus penebangan pohon kelapa di Desa Auponhia, Kecamatan Mangole Selatan oleh PT PLN yang menimbulkan sengketa dengan warga.

Oleh sebab itu, Penasehat Hukum (PH) warga Auponhia, Kuswandi Buamona akan melaporkan persoalan tersebut ke Polda Malut.

Half ini disampaikan Kuswandi saat kepada media pers saat konfrensi pers di Cafe Jong Sula Cafe (Js) Desa Fatcey. Rabu (18/2/2020)

Dalam Konpers itu,kuswandi menerangkan Perkara ini adalah perkara ringan namun sengaja di Persulit oleh pihak penyidik Polres Kepsul.Wandi menambahkan bila nanti Perkara ini di SP3 oleh Pihak Penyidik maka dirinya akan menempuh jalur hukum lain yakni Melapor Kasus ini di Polda Malut.ujar dia

Link Banner

Face Umafagur salah satu korban menyampaikan bahwa peristiwa ini terjadi empat bulan lalu tepatnya tanggal (15/11/2019).

Baca Juga  Pemda Kepulauan Sula Janji Tertibkan Penjual Ikan Musiman di Pasar Basanohi

“Perihal penebangan pohon kelapa ini telah dilaporkan pada pihak polres Kepsul dan Surat Perintah Perkembangan hasil Penyidikan (SP2HP) juga telah diberikan oleh pihak penyidik. Namun anehnya perkara ini terkesan lambat ditangani”, ujarnya.

Umafagur menambahkan beberapa waktu lalu telah dilakukan gelar kasus akan tetapi Jaksa, saksi ahli dari Pertanahan, pajak tidak ada yang hadir. Anehnya lanjut umafagur, Penyidik Bripka La Jaya kemudian meminta sertifikat tanah sementara ini bukan masalah perdata melainkan pidana.

Kasus penebangan pohon kelapa ini terlapornya adalah Pj Kepala Desa Auponhia Bambang Umafagur dan Usman Waisale. Keduanya memiliki peran berbeda. Bambang sebagai pesuruh sedangkan Usman sebagai penebang.

ini daftar nama korban dan jumlah pohon kelapa yang ditebang

Baca Juga  Cara China 'Menjajah' Negara-negara Lain: Beri Pinjaman yang 'Mustahil' Dilunasi

Rusman Buamona 46 pohon kelapa dan 1 pohon kayu linggua
Wawan ahasabi 8 pohon
Face umafagur 8 pohon
Sarah umafagur 5 pohon kelapa
Sarnawia embisa 22 pohon kelapa
Mata ena umafagur 4 Pohon
namun 4 pohon kelapa milik mata ena sudah di bayar oleh Pj Kades Bambang senilai Rp .4000.000. (ifo)