Pengadilan Kembali Tolak Gugatan Kubu Moeldoko, Begini Respons Ketum IMDI Michael Wattimena

oleh -110 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Para pengurus organisasi sayap Partai Demokrat Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) menyambut baik dan mengapresiasi atas penolakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) atas gugatan yang dilayangkan kubu penyelenggara Kongres Luar Biasa (KLB) atau pimpinan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Hal tersebut disampaikan politikus Partai Demokrat yang juga Ketua Umum Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) Michael Wattimena kepada wartawan di sela-sela kegiatan halalbihalal DPP IMDI di Jakarta, Rabu (19/5).

Menurut pria yang disapa BMW ini menyebut Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah empat kali meraih kemenangan.

Dia menyebut, kemenangan ke-4 terkait ditolaknya gugatan kubu KLB Deli Serdang oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Gugatan yang ditolak kali ini ialah yang dilayangkan mantan Ketua DPC Partai Demokrat Halmahera Utara (Halut) Yulius Dagilaha terhadap Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga  Judi Sabung Ayam di Taliabu Berujung Ricuh, 3 Warga dan 1 Polisi Tewas

Menurut Michael, kubu KLB Deli Serdang kalah telak 4-0. Posisi saat ini sudah 4 kali kemenangan Partai Demokrat kepemimpinan AHY, dan 0 kubu Moeldoko.

“Publik sudah tahu semua, kekalahan awal permohonan pengesahan kubu Moeldoko ditolak di Kemenkumham. Dan, tiga kali penolakan gugatan para pendukung KSP Moeldoko dan Jhoni Allen di PN Jakpus,” kata Michael.

Michael menyatakan bersyukur terhadap rentatan laporan kubu Moeldoko yang selalu ditolak di Pengadilan.

“Hal ini membuktikan kepenguran Partai Demokrat Ketum AHY adalah sah dan diakui negara,” tegas Bung Michael Wattimena (BMW).

Atas penolakannya itu, politikus asal Kota Ambon, Maluku ini meminta agar kubu Moeldoko tidak menggunakan dan mengatasnamakan Partai Demokrat.

Baca Juga  Sang Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi, Pulang ke Haribaan Ibu Pertiwi

“Sudah jelas, mereka ditolak. Sudah tidak boleh lagi pakai nama Partai Demokrat,” ujar mantan anggota DPR RI dua periode ini.

“Kalau mereka masih mengaku Partai Demokrat, tentunya mereka ilegal. Sudah jelas kepengurusan yang sah Ketum AHY,” ujar BMW.

Sementara itu, Ketua Badan Pembinaan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Herman Khaeron meminta kepada sayap Partai Demokrat, termasuk IMDI terus berkontribusi kepada masyarakat.

Menurut Herman, kegiatan yang dilakukan IMDI kepada masyarakat akan berpengaruh kepada Partai Demokrat.

“DPP Partai Demokrat mengapresiasi apa yang dilakukan organisasi sayap partai. Saya percaya apa yang telah dilakukan akan bermanfaat bagi Partai Demokrat,” ujar Michael Wattimena.(red/jpnn)