Penggunaan Dana Covid-19 Kota Bitung Belum Maksimal

oleh -153 views
Link Banner

Porostimur.com | Bitung: Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan akses penuh kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota untuk melakukan rasionalisasi APBD Tahun 2020.

Alokasi anggaran COVID -19 yang begitu besar wajib digunakan secara transparan dan jangan coba-coba untuk disalahgunakan karena anggaran itu diperuntukkan bagi pencegahan dan penanganan Corona Virus Desease 2019 (COVID-19).

Penggunaan anggaran COVID-19 harus lebih memprioritaskan pada hal-hal kebutuhan medis dan kebutuhan yang bersifat teknis.

Sayangnya, Kota Bitung yang sudah mengalokasikan anggaran penanganan COVID-19 senilai 25 miliar, tidak bisa menjamin keselamatan para petugas medis yang saat ini sedang melawan virus tersebut.

Kepala Puskemas Kecamatan Sagerat, dr Gladys Usulu ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan, untuk mendapatkan Alat Pelindung diri (APD) khusus para petugas kesehatannya saja masih sangat terbatas karena sangat kesulitan mendapatkan APD disaat – saat sekarang ini, Jumat 17/4/2020.

Baca Juga  Bawaslu Kepulauan Sula Temukan 16 ASN yang Diduga Terlibat Politik Praktis

Walaupun sudah mendapatkan bantuan APD dari Dinkes Bitung tetap saja masih kurang karena setiap hari di Puskesmas Sagerat ada 30 – 35 petugas kesehatan bertugas dipelayanan Puskesmas rawat jalan, rawat inap bersalin dan berjaga – jaga di pos pemanatuan orang dipintu gerbang KEK.

Meski keterbatasan APD, kami tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat ditengah Wabah Covid-19. Pada intinya kami selalu siap, berharap wabah ini cepat berlalu dan tuhan tetap melindungi kita semua, terang Galdys.

Berita ini sengaja dipublikasikan Porostimur.com melihat, petugas kesehatan maupun petugas medis yang sedang berperang melawan virus ini menggunakan APD tidak sesuai dengan standar COVID-19, justru yang mereka pakai hanya APD dari jas hujan.

Baca Juga  Gempa M 3,4 Terjadi di Ambon Pagi Tadi

Terkait APD jas hujan, itu tandanya bahwa Pemerintah Kota Bitung tidak bisa menjamin keselamatan para petugas kesehatan. Kita tau bersama, merekalah garda terdepan dalam penanganan pandemi Virus Corona yang jumlah pasien terus meningkat.

Agar tidak terjadi penyelewengan, Anggota DPRD Kota Bitung, Polres Bitung dan Kejaksaan Negeri Bitung serta seluruh masyarakat Kota Bitung, bersama – sama mengawasi anggaran puluhan miliar yang diambil dari APBD Tahun 2020 tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. (dan)