Penikam Polisi Saat Rusuh Judi Sabung Ayam di Nggele Taliabu Barat Ditangkap

oleh -151 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Polisi telah menangkap pembacok Kanit Provos Polsek Taliabu Barat Aiptu LOS. Anggota polisi tersebut meninggal saat insiden kerusuhan saat judi sabung ayam did Desa Nggele..

Kabid Humas Polda Maluku Utara AKBP Adip Rojikan menyampaikan, tersangka ada dua orang berinisial LB dan LD.

“LB tersangka pembunuhan dan senjata tajam dan LD tersangka senjata tajam,” kata Adip saat dikonfirmasi, Senin (25/11/2019).

Sejauh ini, lanjutnya, petugas telah memeriksa lima orang saksi dari masyarakat dan lima orang anggota kepolisian.

Sebelumnya, seorang polisi yang bertugas di Maluku Utara berinisial Aiptu LOS, tewas saat terjadi pertikaian dalam forum judi. Kanit Provos Polsek Taliabu Barat itu ditikam penikmat judi sabung ayam.

Kabid Humas Polda Maluku Utara AKBP Adip Rojikan membenarkan kejadian itu.

Baca Juga  Prospek Menjanjikan, Publik Diajak Berinvestasi di Morotai

“Benar ada peristiwanya pada Jumat 22 November 2019 pukul 16.30 WIT di kebun Percontohan Desa Nggele, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara dan saat ini ditangani di Polres Kepulauan Sula,” kata Adip saat dikonfirmasi.

Menurut Adip, sejumlah orang sudah cukup lama menggelar judi sabung ayam di lokasi. Namun saat itu, sempat terjadi kesalahpahaman antarpenjudi berinisial LB dan LD

“Tentang posisi judi draw, imbang atau lanjut. Sehingga LB melemparkan ayamnya yang masih bertanji dan mengenai LD, sehingga LD mengalami luka, namun tidak bereaksi,” jelas dia.

LD yang tidak melawan malah membuat LB naik pitam sambil menghunuskan senjata tajam. Dia meminta judi sabung ayam dilanjutkan.

Baca Juga  Soal Dana Rp5,1 Milyar, Bito Temmar: DPRD Jangan Jadi Bantal Cap Eksekutif

“Ketika itu ada anggota Polsek Taliabu Barat atas nama LOS yang melintas, berniat untuk melerai dan melepaskan tembakan ke udara,” ujar Adip.

Mendengar letusan senjata api, LB langsung bersembunyi dan suasana di arena sabung ayam menjadi ricuh. Ada sekitar 100 orang di lokasi.

LD yang awalnya diam kemudian bergegas ke rumah mengambil senjata tajam dan ikut terlibat kericuhan. Atas peristiwa itu, tiga orang tewas.

Disaat keduanya terlibat keributan, seorang anggota polisi bernama La Ode Syaifuddin melintas dan berusaha untuk melerai kedua penjudi itu. Nahasnya La Ode tak mampu melerai perselisihan itu dan justru ditikam yang diduga dilakukan oleh La Bomba hingga meninggal dunia.

“1 orang kepolisian bernama La Ode Syaifuddin meninggal dunia,” tutur Adip

Baca Juga  Kampanye di Tengah Pandemik Covid-19, Bassam Kasuba Janji Tingkatkan Perekonomian Petani Kopra

Tak hanya itu, lanjut Adip, aksi perselisihan keduanya juga memakan korban dua orang warga hingga meninggal dunia karena senjata tajam, yakni Saharuddin dan Samiruddin.

“Masyarakatnya dua orang itu atas nama Saharuddin dan Samiruddin juga meninggal dunia, dan 1 warga yang luka berat yaitu atas nama Damalia,” tambahnya.

Adapun saat ini, kata Adip, situasi kericuhan itu sudah kondusif setelah Kapolres dari Kepulauan Sula hadir di lokasi untuk menenangkan warga di sana. Polisi juga telah mengamankan pelaku penikaman serta mengumpulkan barang bukti.

“Tentunya dari Polres yang akan melakukan penyidikan penyelidikan tentunya di backup oleh Polda Maluku Utara,” tukasnya. (red/rtl)