Pentury Harap Ada Pendampingan Bagi WZW dari Partai Demokrat Maluku

oleh -137 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Wellem Zefnat Wattimena (WZW), Anggota DPRD Maluku Fraksi Demokrat telah ditetapkan kepolisian sebagai tersangka kasus narkoba pada, Rabu (10/3/2021).

Menyikapi hal itu, Marcus Pentury yang juga mantan Anggota DPRD Maluku dan Plt Ketua DPC Kota Ambon sesalkan kasus yang menimpa Welem Wattimena.

“Jadi untuk kader Demokrat, Welem Wattimena yang sudah terekspos. Yang pertama kita menjunjung tinggi seluruh proses hukum tapi sebagai kader, ya kami juga menyesal bahwa itu terjadi”, ujarnya kepada wartawan di Ambon, Jumat (12/3/2021).

Sebagai kader, Ia berharap ada proses-proses pendampingan hukum bagi WZW.

Link Banner

“Saya rasa, kami juga punya tanggung jawab sebagai kader harus memberikan atensi untuk proses-proses pendampingan. Pendampingan hukumnya ataupun pendampingan-pendampingan lainnya yang sifatnya adalah edukasi. Saya rasa itu tanggung jawab kita bersama”, katanya.

Baca Juga  Belain Apresiasi Kinerja Pemerintah Dalam Penanganan Corona

Bercermin pada kasus narkoba yang menjerat Andi Arief yang juga merupakan politikus Partai Demokrat, Pentury mengatakan pentingnya untuk melakukan pendampingan.

“Kenapa tidak untuk kita melakukan pendampingan? karena menurut saya itu penting. Kan kasus yang pernah dialami oleh Andi Arif di Jakarta juga kan kasusnya sama yaitu narkoba juga dan itu bisa ada proses-proses pendampingannya”, ujarnya.

Marcus menjelaskan bahwa siapa pun dalam partai demokrat, akan berada dalam tanggung jawab hukum dan pembinaan hukum bukan sekedar ada dalam dimensi politik semata.

“Itu kita punya perspektif untuk membangun partai ini jauh lebih baik. Hal ini juga menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat Maluku, generasi muda dan politisi jangan bermain dengan soal-soal narkoba karena itu menjadi musuh bersama negara, musuh bersama kita”, pesannya.

Baca Juga  Pemda Morotai Akan Gelar Kegiatan Pengembangan Kawasan Hortikultura Pada HUT TNI ke 74

(alena)