Penyelundupan tanduk rusa digagalkan SKP-Avsec

oleh -91 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Setelah berhasil mengamankan belasan kilogram tumbuhan tanpa dokumen masuk ke Maluku, kali ini kerjasama pihak Karantina dan Bandara Pattimura kembali membuahkan hasil.

2 buah tanduk rusa hasil pengawetan yang hendak dibawa penumpang pesawat ke Jakarta, kembali berhasil digagalkan kedua instansi dimaksud.

Paramedik Veteriner Wilker Bandara Pattimura yang bertugas saat itu, Nova, Gunawan dan Abdullah, mendeteksi barang yang mencurigakan yang dibawa penumpang pesawat tuju8an Jakarta, Rabu (20/12).

Setelah melakukan pemindaian, temuan itu pun disampaikan dan segera diamankan petugas Karantina.

Link Banner

”Saat dilakukan pemeriksaan x-ray, terdeteksi ada barang bawaan penumpang yang mencurigakan, sehingga dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dan, ternyata isinya awetan tanduk rusa,” ujar Nova.

Baca Juga  Dewan Pers Minta Media Tidak Mudah Percaya Klaim Kondusif di Papua

Sesuai rencana, akunya, pihaknya merencanakan mengembalikannya kepada pihak BKSDA Maluku karena merupakan salah satu yang dilindungi.

Terpisah, Kepala Karantina Ambon, Jumrin,SP,M.Si, saat berhasil dikonfirmasi, mengakui bahwa penggagalan penyeleundupan dimaksud merupakan hasil jalinan kerjasama pihaknya di lapangan dengan instansi terkait.

”Kerjasama Karantina dengan Avsec dan BKSDA serta instansi terkait lainnya terus ditingkatkan guna melindungi sumber daya hayati Maluku agar tetap lestari, tidak punah oleh serangan hama penyakit hewan dan tumbuhan maupun punah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Berangkat dari masalah ini, tambahnya, setiap warga yang hendak membawa hewan dan tumbuhan dari dan ke suatu daerah sebaiknya melaporkannya kepada stasiun karantina terdekat.

Baca Juga  Lima Puisi Farid Latif

”Oleh karenanya, mari lapor karantina jika hendak bawa hewan dan tumbuhan, baik via bandara atau pelabuhan dan kantor pos, untuk diperiksa dan dipastikan bebas hama penyakit,” pungkasnya. (febby Sahupalla)