Penyuluh Agama Diminta Jadi Garda Terdepan Penangkal Covid-19

oleh -13 views
Link Banner

Porostimut.com | Ambon: Vaksin Covid-19 dengan nama Sinovac telah didistribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia, termasuk Provinsi Maluku. Upaya terakhir dalam menangkal wabah pandemi ini dinilai sangat penting untuk disosialisasikan kepada masyarakat.

Sehubungan dengan itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Jamaludin Bugis sangat berharap seluruh jajarannya terkhususnya para penyuluh agama bisa berperan aktif menjadi ujung tombak pemerintah dalam memberikan pencerahan secara positif kepada masyarakat terkait keberadaan vaksin ini sebagai langkah akhir pencegahan penularan Covid-19 demi kepentingan dan keselamatan masyarakat.

“Di media sosial saat ini sudah banyak orang yang terlebih dahulu menebarkan isu bahwa vaksin itu sangat berbahaya, ini perlu peran penyuluh agama sebagai garda terdepan mengambil langkah cepat untuk bisa menepis isu-isu berbahaya tersebut,” ujar Kakanwil saat memberikan arahannya pada kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Penyuluh Agama di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Jumat (8/1).

Baca Juga  Pj. Sekprov Malut Sebut PT. NHM Akan Cairkan CSR Secara Bertahap

Hadir dua narasumber utama dalam memberikan pembinaan pada kegiatan sosialisasi ini, Sekretaris Daerah Maluku Kasrul Selang dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dr. Maykal Pontoh.

Menurut Kakanwil, dari sudut pandang agama bahwa pencegahan penularan Covid-19 bagi diri seseorang, keluarga, bangsa dan negara merupakan bagian dari gerakan kemanusiaan yang memiliki nilai berharga tinggi. Bahkan pendekatan syariat menegaskan bahwa kegiatan pencegahan wabah Corona adalah ibadah. “Secara hukum Islam, ibadah haji bisa ditunda dan Shalat Jumat ditiadakan. Begitu pentingnya nilai kemanusiaan itu,” jelasnya.

Lebih lanjut sambil mengutip ayat Al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat ke-32, Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya…, Kakanwil menegaskan, menjaga jiwa manusia sangat berharga dibanding dengan nilai manapun juga.

Baca Juga  Soal Kehadiran 46 TKA, Hipma Halsel di Tobelo Sebut Pemda Gagal Memutuskan Rantai Penyebaran COVID-19

“Olehnya itu saya sangat berharap kepada seluruh penyuluh agama dan Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Maluku dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah masing-masing untuk melakukan sosialisasi yang sama di lingkungan masyarakat guna kita bergerak cepat melakukan pencegahan terhadap penularan virus Covid-19 ini,” harap Kakanwil.

Turut hadir mengikuti kegiatan sosialisasi, pejabat unit eselon III/IV Kanwil Kemenag Maluku dan sejumlah pimpinan lembaga keagamaan. (red/inmas/zam)