Perang Survei “ZADI-IMAM” Optimis Menang

oleh -56 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Perang hasil survei dihari-hari jelang pencoblosan sah-sah saja, tak ada yang luar biasa. Publik akan menilai reputasi dari lembaga survei.

Juru Bicara Tim Pemenangan Zulfahri Duwila – Ismail Umasugi (ZADI-IMAM), Kuswandi Buamona kepada wartawan, menegaskan pihaknya melihat perang hasil survei dari rival sebagai sesuatu yang sah-sah saja.

“Saya kira masyarakat Kepulauan Sula dapat menilai, mana hasil survey yang kredibel dan dapat dipercaya, mana lembaga survey abal-abal. Mana data faktual dan mana data abal-abal” ujarnya.

Dia optimis, dari 12 kecamatan yang ada di Kepulauan Sula, “ZADI-IMAM” kemungkinan bisa meraih kemenangan di enam hingga tujuh kecamatan.

“Masih pada survey yang sama, mayoritas masyarakat Kepulauan Sula saat ini menghendaki dipimpin oleh putra asli Sula. Bila calon petahana tidak berhati-hati dan berjuang keras di masa injury time, pasangan FAM-SAH dapat menyalip posisi “HT-UMAR.” Petahana terancam finish di posisi ketiga,” katanya.

Baca Juga  Menteri Perhubungan Pastikan Bandara dan Pelabuhan difungsikan Pasca Gempa

Dikatakan, trend positif survey elektabilitas yang selalu diraih “ZADI-IMAM” diprediksi bakal mengunci kemenangan dalam Pilkada Kepulauan Sula pada 9 Desember nanti, dengan selisih di atas delapan persen. Sebaliknya calon petahana “HT-UMAR” justru terancam posisinya, dan dapat berakhir di posisi buncit atau peringkat ketiga. “Prediksi kami, ZADI-IMAM akan menang di atas 8 persen,” kata Kuswandi optimis.

Kuswandi menegaskan, prediksi ini beralasan sebab pihaknya telah melakukan tracking survey untuk mengukur sejauh mana opini publik, dan itu dilakukan secara longitudinal atau periodik. “Survei sudah kami lakukan beberapa kali, tepatnya empat kali sejak Desember 2019 hingga November 2020, dengan mewawancarai responden yang berbeda,” katanya.

Menurutnya, tujuan dari tracking survey yang dilakukan untuk membandingkan pergerakan opini publik, dari satu waktu ke waktu lain. “Untuk tiga survey pertama hanya menjadi kebutuhan internal kami dan tidak dipublikasi, karena untuk bahan evaluasi tim buat bekerja,” katanya.

Baca Juga  DPRD Maluku Desak Pemprov Segera Bayar Hak-hak Tenaga Medis

Dengan demikian, kata pengacara muda ini, tracking survey tersebut tidak hanya berpretensi memotret opini publik, tetapi juga memotret pergerakan dan perubahan opini publik.

“Menariknya, trend survey “ZADI-IMAM” selalu positif atau grafiknya selalu bergerak naik dari waktu ke waktu, trend survey HT-UMAR sebaliknya negatif karena selalu turun. Sedangkan trend survey FAM-SAH cenderung stagnan di antara 21 hingga 24 persen,” jelasnya.

Pihaknya semakin yakin menang dalam Pilkada nanti, karena survey terakhir pada periode bulan November 2020 ini, menempatkan elektabilitas “ZADI-IMAM” yang tertinggi dengan 42,8 persen.

“Dari peta sebaran suara yang belum memutuskan pilihan atau tidak menjawab, menurut kajian tim kami, itu berada di daerah-daerah yang justru berpeluang direbut oleh “ZADI-IMAM” karena adanya beberapa indikator. Karena itu prediksi kami, “ZADI-IMAM” berpeluang menang di atas 8 persen nanti,” katanya mantap.

Baca Juga  Perhimpunan Kanal Dirikan Pos Hangat, Taman Ceria dan Darling untuk Korban Gempa di Ambon

Meskipun diunggulkan dalam Pilkada nanti, Kuswandi meminta agar pendukung dan simpatisan “ZADI-IMAM” tidak jumawa dan euforia, namun tetap berikhtiar dan bekerja keras dalam mengawal hari pencoblosan hingga perhitungan suara.

Dirinya juga meminta agar masyarakat Kepulauan Sula yang sudah mempunyai hak pilih sesuai ketentuan perundang-undangan, dapat menggunakan hak konstitusionalnya tersebut pada hari pencoblosan 9 Desember nanti.

“Mari kita jaga ketertiban dan keamanan demi terwujudnya Pilkada damai. Jangan sampai masyarakat terpengaruh dengan hoax atau isu yang justru dapat menghancurkan kerukunan hidup orang basudara di Kepulauan Sula,” tandasnya. (red)