Percepat Bangun Halsel, Bupati Gerilya di Kementerian dan DPR

oleh -220 views
Link Banner

Porostimur.com, Labuha – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) di bawah kepemimpinan Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba saat ini intens melakukan lobby guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten yang dipimpinnya.

Hal itu dilihat dari berbagai terobosan yang dilakukan Bupati Usman Sidik ke pemerintah pusat melalui sejumlah kementerian guna mendapatkan anggaran di pemerintah pusat untuk membangun daerah menuju Halsel Senyum.

Kepada wartawan Kamis (3/3/2022) Usman mengatakan, dirinya saat ini konsentrasi melakukan lobby ke pemerintah pusat dan Fraksi di DPR RI agar Kabupaten Halmahera Selatan bisa diperhatikan oleh pemerintah pusat.

“Anggaran untuk bangun daerah itu di APBD melalui DAU dan DAK tetapi harus dilakukan kordinasi. Butuh kemampuan lobby agar porsi anggaran dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Halmahera Selatan bisa lebih besar dan tentunya bukan di Mohtar Adam yang hanya ingin mengritik tanpa dasar seakan dia (Mohtar) mengetahui terobosan apa yang Pemerintah Daerah mau lakukan,” tegasnya Usman

Mantan wartawan RCTI ini mengatakan, dirinya meyakini bahwa dengan terobosan yang dilakukan ke pemerintah pusat dan DPR RI akan membuahkan hasil maka dirinya tidak pernah pusing dengan spekulasi atau statement atau pernyataan bahkan tuduhan apapun.

Baca Juga  Kejar Target 70%, Bupati Halsel Imbau Warganya Ikut Vaksinasi Covid-19

“Mereka belum pernah duduk di pemerintahan itu wajar menyampaikan pernyataan tetapi harus terukur jangan hanya asal bunyi (asbun) dan tanpa data dan fakta,” tambahnya.

Usman memaparkan, banyak problem di desa yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan dirinya setiap saat menyerap aspirasi di kecamatan dan desa kemudian, semua problem itu telah diupdate melalui RPJMD dan itu harus didukung dengan anggaran dan itu tidak hanya kita harapkan di APBD saja harus ada tambahan dana dan itu ada di pemerintah pusat.

“Kalau bupati hanya berdiam diri di ibu kota kabupaten pasti dibilang tidak tahu lobby. Kalau bupati intens lobby anggaran di pusat dibilang banyak keluar daerah. Maklumlah, karena mereka belum berada di posisi ini sehingga semua hal dianggap mudah dan asal buat pernyataan belaka,” pungkasnya. (Adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.