Perdana, Pemuda Tuguwaji Sambut Lailatul Qadar Dengan Konsep “Laela ma Rameang”

oleh -46 views

“Kalau pawai obor ini, akan dibuka oleh Sultan Tidore H. Husain Alting Sjah, dan dilanjutkan dengan permainan tradisional “Bambu Gila,” ucapnya.

Sebelumnya, Sultan Tidore membaca doa Qunut dan dilanjutkan membaca kalimat dalam pawai obor dengan menggunakan Tidore.

“Fangare H. Husain Altin Sjah, Kolano Tidore, toma albino ena re, fangare so dagi obor ena re te ona ngofa-ngofa fakici se tolamo toma gam Tuguwaji, dan selanjutnya obor (dama) ena re, so kololi toma Kelurahan Tuguwaji,” ungkap Sultan.

Sultan bilang, InsyaAllah cahaya Ramadan, Lailatulqadar akan terus menerangi Kesultanan Tidore. 

Konsep  “Laela ma Rameang” ini, merupakan perdana yang diselenggarakan oleh pemuda Kelurahan Tuguwaji  dan  menjadi tolak ukur ke depan.

Baca Juga  Jelang Pilkada Malra 2024, Muhammad Thaher Hanubun Semakin Tak Terbendung

“Iven ini, akan terus berkelanjutan. Tetapi awalnya, konsep tersebut kami mengikuti desain seperti yang digagas oleh Pemerintah, yakni daba nyili-nyili,” terangnya.

Belajar dari konsep kami pakai ini, ke depan perlu dilakukan penambahan kegiatan, bahakan  diterapkan. 

“Pesan saya dalam kegiatan ini, torang (kami) dari pemuda Tuguwaji selalu mengingat pesan para leluhur dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Iven ini, diharapkan agar Pemerintah Kota Tidore Kepulauan ke depan untuk saling bahu membahu,” tambahnya. (Mansyur Armain)

No More Posts Available.

No more pages to load.