Peringati Hari Buruh Nasional, Ina Mollucas Watch Gelar Dialog Publik

oleh -83 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Dalam Rangka Memperingati hari Buruh Nasional pada, Sabtu (1/5/2021) Ina Mollucas Watch (IMW) yang merupakan organisasi pemerhati perempuan Maluku, mengadakan dialog publik yang bertempat di Kedai Coffee Kakanda, Kota Ambon. Kegiatan tersebut juga sekaligus mendeklarasikan berdirinya organisasi Ina Mollucas Watch itu sendiri.

Dialog ini menghadirkan tiga orang pembicara yaitu Zul Tihurua (Akademisi), Ferry Rangi (Antropolog), dan Ridwan Pene (Pengacara YLBH Insan Cita Maluku) dengan tema Menelisik Realita Kesejahteraan Buruh Perempuan.

Rangi mengatakan, hak-hak buruh khususnya perempuan yang belum disadari oleh buruh tersebut, berawal dari terjadinya revolusi industri.

“Hal ini berawal dari terjadinya revolusi industri hingga di kenalnya sistem upah dan kelas buruh, serta upah buruh yang ditekan sedemikian rupa. Keadaan ini makin diperparah dengan tidak adanya Serikat Buruh di Ambon, khususnya yang membuat buruh apalagi menjual jasa yang bekerja di minimarket dan sektor lain. Mereka bekerja tanpa diberi kompensasi oleh perusahaan”, ungkapnya.

Link Banner

Rangi melanjutkan, pada masa pandemi Covid-19 ini, para penjual jasa pun semakin menjadi-jadi dengan merumahkan pekerja sehingga mereka tetap bekerja dari rumah, yang sekarang kita kenal dengan WFH (work from home) dengan waktu yang tidak di tentukan, padahal di Undang-Undang ketenagakerjaan tidak ada istilah bekerja dari rumah (WFH) ini.

Baca Juga  Noah akan Gelar Konser Art Visual Secara Daring, Catat Tanggalnya

Ditempat yang sama, Tihurua juga menceritakan pengalamannya saat dahulu menjadi pengacara dalam menangani buruh yang di PHK secara sepihak oleh sebuah perusahaan di Seram Utara. Tihurua menegaskan, jika buruh tidak keras maka buruh akan terus ditindas.

Hal ini juga didukung oleh Pene, yang juga mengatakan bahwa Undang-Undang Omnibus Law makin memperparah nasib buruh.

“Pengesahan Undang-Undang Omnibus Law ini semakin memperparah nasib buruh. Untuk itu saya berharap bahwa seluruh buruh harus lebih sadar pada hak-hak mereka dan memperjuangkannya”, ujarnya.

Kepada Porostimur.com, penyelenggara dialog publik May Day, Rani Madubun menuturkan dengan adanya Ina Mallucas Watch ini, maka akan lebih memperhatikan hak-hak perempuan di sektor buruh dan di sektor lainnya.

Baca Juga  Fatal. Jokowi Unggah Karikatur Salat Menghadap ke Selatan, Ketahuan Sebab Ini

“Kami dari IMW hadir untuk membela hak perempuan bukan hanya korban tapi juga hak pelaku perempuan yang butuh pendampingan”, tukas Madubun ketika ditanyakan terkait tujuan di bangunnya organisasi IMW itu sendiri.

Madubun berharap dengan dilakukannya dialog publik ini akan semakin meningkatkan kesadaran buruh akan haknya dan dirinya mengaku bahwa Ina Mollucas Watch siap melakukan pendampingan bagi buruh perempuan atau dari sektor lain jika membutuhkan hal tersebut.

penulis:tari
editor:alena