Peringati Hari Ibu, SALIMAH Tikep Bikin Lomba Cipta dan Baca Puisi Bahasa Tidore

oleh -399 views

Maka dari itulah, organisasi Salimah dari Pusat sampai di daerah telah melaksanakan kegiatannya dengan tujuan miningkatkan kualitas perempuan yang telah dilaksanakan pada saat ini.

Dari delapan program kepedulian yang ada di Salimah, dibuat demi kepentingan masyarakat.

“Intinya, kegiatan yang dilaksanakan dari Salimah daerah ini, lebih membudayakan minat baca dan berliterasi,” ungkapnya.

Sementara pegiat literasi dan penulis buku, Rian Kamary menututurkan, ia memulai mengenalkan literasi sejak 1992. Untuk itu, kita butuh melakukan arsip sebagai bahan untuk membuat sebuah buku.

“Pentingnya arsip yang dicatatat hari ini, maka tolong diarsipkan. Misalnya, kapal Spanyol yang datang di Tidore karena pentingnya catatan Magelhens dengan 1 lembar kertas 25 juta,” jelasnya.

Baca Juga  Propam Polres Halsel Tegaskan Komitmen Tindak Anggota Pelanggar

Dengan itu, menurut Rian, ia pernah mengililingi Maluku Utara, bahwa di bidang literasi ketika melakukan tes keliterasian, orang Tidore jauh lebih pandai.

“Kalau tes itu, orang Tidore di atas 78 persen. Sayangnya, berdasarkan penilitian bahasa kita, sama dengan bahasa Ternate. Ini salah siapa,” kritik Rian.

Sedangkan nama-nama peserta yang mengikuti lomba baca puisi dengan bahasa Tidore, hanya ada empat yang terpilih.

“Jadi sesuai keputusan dewan juri, empat nama yang juara itu, juara (1) Herawati, (2) Indrawati, (3) Hamizah, (4) Rianto Samad. Dan peserta yang lain belum sempat mengikuti lomba diberikan sertifikat maupun para guru pendamping,” ujarnya. (culen)

No More Posts Available.

No more pages to load.