Perkosa Bocah 7 Tahun, La Maga Babak Belur Dihajar Warga

oleh -93 views
Link Banner

Porostimur.com | Namlea: Seorang pria 42 tahun bernama La Maga alias Ariyanto, yang merupakan Warga Desa Lala, Kec. Namlea, Kabupaten Buru, terpaksa menerima bogeman dari warga setempat sampai babak belur akibat tega mencabuli bocah tujuh tahun berinitial IAA. Kejadian ini terjadi pada Kamis malam (22/10/2020),

La mega dihakimi puluhan warga karena perbuatan biadabnya. yang nekat mencabuli anak ingusan di Desa Lala. Berdasarkan kronologis kejadian. Pelakublangsung melarikan diri usai melampiaskan nafsu bejatnya. La mega ditemukan warga saat bersembunyi di suatu tempat di kawasan Pal Dua, Namlea.

Saat diketahui tempat persembunyiannya, ada yang meneriaki pelaku dan massa beramai-ramai mengeroyoknya.

Paur Humas Polres Pulau Buru, Aipda MYS Djamaluddin kepada Siwalima, menjelaskan, kalau pelaku La Maga kini masih dirawat di RSU lala dan mendapat pengawalan ketat kepolisian.

“Pelaku diamankan sore hari setelah sempat dihakimi massa. Kemudian dibawa ke Polres dan sempat ditangani di klinik, namun dirujuk ke RSU lala akibat kondisinya memburuk.Walau dirawat di sana, yang bersangkutan tetap dijaga polisi, “jelas Djamaluddin.

Baca Juga  Cemarkan nama baik petinggi kabupaten, CT dipolisikan

Jamal menambahkan. Sebelum kejadian. korban IAA disuruh oleh pamannya untuk membeli kiko di Kios Putra.Namun di kios tersebut tidak dijual minuman kilo.
Saat keluar dari kios, korban bertemu dengan La Maga lelaki bejat ini mengajak korban untuk beli kiko di tempat lain. Korban mengiyakannya.

Korban lalu dibonceng dengan motor zusuki smash warna hitam. Namun bukannya pergi ke kios yang lain, tapi korban dibawa ke tempat kosong di depan kantor Basarnas.
Setelah sampai di depan Kantor Basarnas tersebut TERLAPOR langsung melakukan pencabulan terhadap dengan menggunakan kayu.

Akibat tindakan biadab itu, alat vital korban mengalami Luka sobek.Korban juga ikut dilarikan ke RSU lala untuk mendapat perawatan.

Baca Juga  Tak Ada Biaya, 11 Bulan Mobdin Wabup Kepulaun Sula Terparkir di Bengkel

“Akibat dari tindakan yang dialami korban, mengakibatkan rasa Trauma dan Rasa takut,” demikian Djamaludin. (ima)