Permudah Perjalanan Pebisnis, Lion Air Buka Rute Surabaya–Ternate

oleh -35 views
Link Banner

Porostimur.com | Surabaya: Rute perjalanan baru dari Surabaya (SUB) ke Ternate, Maluku Utara (TTE) dibuka Maskapai Penerbangan Lion Air Group, Lion Air, pada Senin (23/11). Penerbangan pertama dilangsungkan dari Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya.

Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro, pihaknya optimistis memiliki pasar penerbangan domestik di tengah pandemi Covid-19. Penerbangan itu dimaksudkan untuk mengakomodir kebutuhan penumpang dari Maluku Utara.

”Penumpang dari Ternate adalah masyarakat asal Jatim, mayoritas pebisnis. Kami menawarkan konektivitas lebih luas untuk pebisnis maupun wisatawan,” papar Danang.

Tidak hanya menghubungkan Surabaya dan Ternate, rute itu juga menghubungkan kota lain. Sebut saja, Labuha, Galela, Buli, Manado, dan lain lain. Danang menjelaskan, pembukaan rute tersebut menjadi bagian dari upaya untuk menarik perhatian ke publik. Serta meyakinkan masyarakat bahwa terbang itu aman.

”Kami juga mendukung upaya pemerintah, sejalan dengan program pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi baru, kami juga ingin mendorong pengembangan sektor pariwisata. Supaya Ternate menjadi salah satu tujuan favorit alternatif wisatawan,” jelas Danang.

Baca Juga  Komisi IX Teruskan Usul Vaksinasi Covid-19 Wartawan Di Garis Depan Ke Kementerian Kesehatan

Dengan penerbangan itu, Lion Air bisa meringkas jarak dan waktu hingga memberikan nilai efektif berupa harga yang terjangkau. ”Lion Air Group selalu menyampaikan informasi terbaru terhadap regulator. Mulai Kementerian Perhubungan, pariwisata beserta para pelakunya, atau UMKM. Kami juga ada upaya mendukung kampanye Bangga Buatan Indonesia,” ujar Danang.

Selain itu, seluruh kepentingan stakeholder, masyarakat, dan kalangan akademisi, juga diberikan informasi berupa rute baru. ”Nomor tiga tren dari komposisi penumpang ke Surabaya mayoritas dipelopori kategori sektor pendidikan,” terang danang.

Terkait penerbangan selama pandemi, Danang mengatakan, Lion Air tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan. Jumlah tingkat keterisian penumpang (seat load factor) ditetapkan tidak lebih dari 70 persen dari total kursi.

Baca Juga  Sah mendapatkan PPP, Pasangan Yamin Tawari dan Abdullah Taher tingal menunggu rekomendasi B1KWK dari Demokrat.

”Pemeriksaan kesehatan awak pesawat tetap dijalankan sebelum penerbangan (pre-flight health check). Pesawat yang dioperasikan dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter. Semua pesawat sebelum dan setelah terbang dilaksanakan penyemprotan desinfektan setiap hari, dalam upaya memastikan sterilisasi dan kebersihan pesawat,” ucap Danang. (red)