Permudah Transaksi Keuangan, BI Terapkan SKNBI

oleh -31 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Guna mempermudah proses transaksi keuangan, Bank Indonesia (BI) akan memberlakukan ketentuan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), di seluruh Indonesia, tepat tanggal 1 September 2019.

Hal ini dibenaran Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Sabtu (31/8).

Penyempurnaan ketentuan transfer dana melalui SKNBI ini, akunya merupakan bagian inisiatif dari implementasi sistem pembayaran Indonesia pada tahun 2025 nanti, khususnya di bidang sistem pembayaran.

Menurutnya, penyempurnaan dengan meningkatkan pelayanan transfer dana dari layanan pembayaran reguler, dmaksudkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas penyelesaian transaksi yang semakin cepat dan efersien.

Link Banner

Terlebih, memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap penyediaan sarana penyelesaian transaksi yang semakin besar.

Baca Juga  Warga Batubual Tolak Pemindahan Pelabuhan Speed Boat

”Penyempurnaan ketentuan transfer dana melalui SKNBI efektif berlaku hingga 1 September, dimana adanya penurunan biaya dari maksimal Rp. 5 ribu menjadi maksimal Rp3.500 dengan tujuan memberikan layanan transfer dana yang lebih murah bagi masyarakat,” ujarnya.

Agar masyarakat menerima dana lebihy cepat, akunya, maka proses settlement SKNBI yang semula dilakukan setiap 2 jam, kini lebih dipercepat menjadi setiap 1 jam.

Dimana, peningkatan batas nominal transaksi transfer dana dari Rp 500 juta menjadi Rp1 milyar.

Langkah ini, jelasnya, bertujuan mengakomodasi kebutuhan masyarakat, baik indvidu maupun korporasi untuk bertranskasi dengan nominal yang lebih tinggi.

Dijelaskannya, tercatat ada 112 bank yang telah siap untuk mengimplementasikan ketentuan baru SKNBI yang mulai diterapkan pada 1 September itu.

Baca Juga  Ditreskrimum Polda Malut Ringkus Sindikat Pembuat SIM Palsu di PT IWIP

Namun, akunya, seluruh proses transkasi akan efektif mulai dilakukan pada 2 September.

”Jadi ini secara umum, dimana untuk semua bank terkecuali BPR, seluruhnya sudah siap untuk melaksanakan itu,” tegasnya.

Agar dapat melakukan kliring dengan mudah, tegasnya, setiap orang harus mendapatkan izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan.

Ditambahkannya, seluruh bank yang menerapkan SKNBI ini wajib menginformasikan biaya layanan transfer melalui SKNBI kepada nasabah di tempat yang mudah terlihat oleh nasabah.

”Dan bank juga dihimbau menginformasikan penyempurnaan kebijakan SKNBI melalui seluruh saluran komunikasi bank kepada nasabah,” pungkasnya.