Persedikab Kediri Bantah Diuntungkan Wasit saat Kalahkan Maluku FC

oleh -315 views
Link Banner

Porostimur.com, KediriPersedikab Kediri buka suara terkait insiden dalam pertandingan melawan Maluku FC yang berakhir dengan skor 3 – 2 untuk kemenangan Bledug Kelud di Stadion Brawijaya Kediri Kamis (17/2/2022).

Media Officer Persedikab Kediri Dimas Andhika membantah tudingan jika timnya diuntungkan atas Kepimpinan wasit dalam laga melawan Maluku FC.

“Kita sebagai tuan rumah selalu dapat tudingan itu bermain curang,” ujarnya, Jumat (18/2/2022).

Dimas menjelaskan terkait masalah perpanjangan waktu yang mana wasit belum mengakhiri pertandingan saat menit 90 + 6. Padahal sebelumnya waktu tambahan adalah 4 menit.

“Lalu kalau liat di tayangan saat memasuki babak tambahan sebelum gol, banyak pemain Maluku FC yang mengulur waktu seperti dua kali pergantian hingga banyak pemain yang alami kram. Tentu wasit punya pertimbangan, sehingga saat itu menghentikan waktunya,” terang Media Officer Persedikab.

Baca Juga  Pemkot Ambon Tandatangani Kerjasama Dengan FK Universitas Udayana

Sehingga menurut Dimas Wasit sudah melakukan tugasnya dengan baik. Dengan memberikan waktu hingga 90 + 6.

“Kalau mau protes semuanya sudah ada jalur yang disediakan, dengan mengirimkan surat resmi. Harusnya itu yang dilakukan oleh official Maluku,” tuturnya.

Dimas menyampaikan jika timnya pernah alami kasus yang sama, seperti Maluku FC. Di mana saat itu Persedikab Kediri dikalahkan 3 – 2 oleh Bandung United.

Saat itu Wasit memberikan waktu tambahan hingga 10 menit perpanjangan, dan Persedikab kebobolan di menit akhir itu.

“Waktu lawan Bandung United kita alami itu juga, dan sikap kita wajar menyampaikan surat resmi protes ke PSSI, tanpa harus menyerang wasit. Dan jika menemukan kasus seperti itu saya rasa itu sudah wajar dalam dunia kompetisi sepakbola,” pungkasnya.

Baca Juga  Upah Minimum Kota Ambon Ditetapkan Rp 2.731.502, Naik Sekitar 3,22%

(red/tribunnews)

No More Posts Available.

No more pages to load.