Pesawat Tak Berawak Ukraina Hancurkan Konvoi Puluhan Tank Rusia di Kota Bucha, 6.000 Pasukan Kremlin Tewas

oleh -129 views
Orang-orang melihat puing-puing kendaraan militer Rusia yang hancur di Bucha, dekat ibu kota Kyiv.* /Reuters/
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Pesawat tak berawak Ukraina menghancurkan konvoi tank Rusia di Kota Bucha, hanya 20 mil dari Kiev.

foto-foto dari kantor berita Reuters dan AP memperlihatkan tank Rusia yang hancur berserakan di jalanan.

Selain menghadapi tentara Ukraina, pasukan Rusia juga diserang bom molotov oleh warga sipil dan itu sangat efektif.

Tentara Kremlin mulai goyah dan terhenti sebelum menuju Kiev, setelah warga Ukraina memberikan perlawanan heroik.

Perang Rusia lawan Ukraina ini sudah memasuki hari ketujuh dan tercatat sebagai yang terbesar di Eropa sejak Perang Dunia 2, tulis Daily Star.

Selain tank yang hancur, Rusia juga mengalami kerugian dengan hangusnya sejumlah kendaraan perang.

Rekaman menunjukkan barisan tank Rusia meluncur ke kota, dekat pangkalan udara Gostomel, pada Minggu sore sebelum konvoi itu ditembak jatuh dan dihancurkan.

Pakar militer mengatakan Rusia kemungkinan dihancurkan oleh artileri Ukraina dan serangan pesawat tak berawak.

Penduduk setempat yang heroik juga bersatu untuk membantu memerangi penjajah – dengan beberapa dilaporkan melemparkan bom molotov ke kendaraan musuh.

Baca Juga  BMKG Catat Gempa M 5.0 Guncang Kepulauan Tanimbar, Tak Berpotensi Tsunami

Pertempuran sengit meninggalkan jejak mengerikan yang menghancurkan ketika gambar-gambar menunjukkan tumpukan kendaraan militer yang membara dan puing-puing hangus berserakan di jalan-jalan.

Eanatolii Fedoruk, Wali Kota Bucha, merayakan kemenangan heroik walau dia juga merasakan kerusakan kota.

Dia dilaporkan mengatakan: “Angkatan bersenjata Ukraina menghentikan konvoi musuh …”

“Ini adalah hasil invasi mereka dan pekerjaan angkatan bersenjata kita,” tutur Eanatolii Fedoruk.

“Semoga kesehatan angkatan bersenjata kami yang telah bekerja dengan sangat baik. Semuanya akan menjadi Ukraina.”

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengatakan 6.000 tentara Rusia kini telah tewas dalam enam hari pertama pertempuran.

(red/zona priangan)