PGI Imbau Ibadah Natal Virtual: Agar Tak Mubazir Cegah Corona

oleh -43 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Persatuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) telah memberikan imbauan bagi umat Kristiani terkait penyelenggaraan ibadah Natal dan Tahun Baru. PGI meminta agar ibadah Natal digelar secara virtual di tengah pandemi virus corona.

Dalam pernyataannya, Sekretaris Umum PGI yaitu Pdt Jacklevyn Frits Manuputty menjelaskan mengenai surat edaran yang telah dikeluarkan pihaknya. Ia mengatakan pelaksanaan ibadah secara virtual dilakukan sebagai upaya pencegahan laju penyebaran COVID-19.

”PGI tetap pada imbauan yang telah diedarkan sebelumnya agar gereja-gereja merayakan Natal dan Tahun Baru dalam bentuk virtua,” kata Jacklevyn saat jumpa pers virtual seperti dilansir dari Detik, Senin (21/12/2020).

“Kita telah menyelenggarakan ibadah virtual maupun bentuk ibadah lainnya yang tidak menghadirkan kerumunan umat selama masa pandemi ini,” kata Manuputty.

”Tentu kita tidak menghendaki ketahanan diri kita yang telah terbentuk selama ini untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19 menjadi mubazir hanya karena ketidaksabaran kita untuk berkumpul dan beribadah secara ragawi,” sambungnya.

Baca Juga  Tingkatkan kompetensi guru K-13, SMASKris YKPM Ambon latih 5 sekolah

Meski demikian, Jacklevyn tidak melarang jika ada gereja yang memungkinkan untuk menggelar ibadah Natal secara langsung. Ia hanya berpesan agar gereja itu melakukan koordinasi dengan Satgas COVID-19 wilayah setempat demi menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona yang aman bagi umat.

”Kalaupun dimungkinkan dilaksanakan dalam bentuk ragawi maka jumlah kehadiran umat dalam ibadah harus dibatasi,” jelas Jacklevyn. “Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat serta berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 di wilayah tempat tinggal masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, PGI juga mengimbau jemaat agar tidak melakukan open house selama perayaan Natal 2020. Sebagai gantinya, umat Kristiani diminta merayakan Natal dengan sederhana di rumah masing-masing.

Baca Juga  Inilah Seni Baru Menikmati Musik di Masa Pandemi

”Natal tahun ini hendaknya dirayakan secara sederhana, dengan menghindari penyelenggaraan open house serta kegiatan sejenis lainnya. Hindarilah juga aktivitas bepergian dan persinggungan dengan kerumunan orang di ruang publik dalam berbagai bentuk acara perayaan Natal dan Tahun Baru,” imbau Manuputty.

(red/detik.com)