Pilgubmal, KPU Kota Ambon gelar bimtek PPDP 3 kecamatan

oleh -30 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : KPU Kota Ambon menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih kepada PPK dan PPS se-Kota Ambon dalam pemilihan Cagub dan Wagub Maluku tahun 2018, di lantai II Convention Hall Hotel Pacific, Jalan Cendrawasih, Kecamatan Sirimau, Rabu (17/1).

Bimtek ini digelar dari 17-19 Januari dengan melibatkan peserta Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP).

Pada hari pertama, Bimtek diberikan kepada gelombang pertama PPDP Kecamatan Baguala 222 orang, gelombang kedua PPDP Kecamatan Teluk Ambon 104 orang dan gelombang III PPDP Kecamatan Nusaniwe 116 orang.

Penanggung jawab kegiatan Bimtek ini yakni Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris KPU KPU Kota Ambon, Carolus Reinhard Silahooy, menegaskan rencana pada hari kedua yakni Kamis (18/1) Bimtek diberikan kepada PPDP Kecamatan Sirimau dan pada Jumat (19/1) Bimtek untuk PPDP Kecamatan Leitimur Selatan dan sebaghian PPDP Negeri Batu Merah.

Link Banner

Bimtek juga menghadirkan pemateri Komisioner KPU Kota Ambon Divisi Data Pemilih, Syarifudin B. Layn dan Komisioner KPU Kota Ambon Divisi Hukum, Sadek Bahasoan serta Kasubag Data KPU Maluku, Yopi Manuputty.

Baca Juga  Warga Modapuhi Tagih Janji Pemda Kepsul, Soal Jaringan Seluler

Sedangkan materi Bimtek yang disampaikan antara lain pentahapan kepafda PPDP agar dalam melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) secara benar dan sungguh-sungguh, begitupun petugas PPDP tidak boleh terlibat dalam parpol dan bersih dari pasangan calon kepala daerah (calkada).

PPDP juga tidak diperkenankan meminjamkan buku panduan yang sudah diberikan KPU Kota Ambon, atau pun diperbanyak, karena bisa menjadi temuan.

Selain itu, PPDP juga harus memenuhi syarat sebagai Negara Indonesia tetap, serta lokasi tugas tepat pada lokasi domisili PPDP, sehingga pencapaian tugasnya sesuai dengan yang diharapkan.

PPDP akan dibiayai APBD Provinsi Maluku selaku penyelenggara pemilihan, dengan honor sebesar Rp. 650.000/buan dengan masa tugas 2 bulan.

Baca Juga  Dinilai Gagal, GMKI Demo Bupati Halmahera Barat

Saat menjalankan tugasnya melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) di rumah warga, PPDP wajib mengisi formulir tanda bukti pemutakhiran dan selanjutnya menempelkan stiker dari KPU Provinsi Maluku pada rumah-rumah sebagai tanda bahwa pemilik rumah itu sudah didata.

Sedangkan pendataan pemilih sendiri dilakukan PPDP  selama 30 hari, yakni sejak 20 Januari hingga 20 Februari 2018.

KPU Kota Ambon sangat berharap agar PPDP dapat bekerja semaksimal mungkin sesuai dengan waktu yang ditentukan untuk mendata dari rumah ke rumah (door to door), sehingga tidak ada lagi komplain masyarakat bahwa ada orang yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih, tapi tidak terdaftar sebagai pemilih, pada saat pemilihan digelar nanti. (pt-01)