Pilkades Alusi Krawain Diduga Sarat Politik Uang

oleh -134 views

Porostimur.com | Saumlaki: Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Kepulaun Tanimbar (KKT), terlaksana Senin,1 Maret 2021 dengan harapan bahwa semua desa yang belum memiliki kepala desa definitif dapat memiliki kepala desa definitif.

Namun dalam proses rekrutmen bakal calon kepala desa sampai pemilihan kepala desa masih terdapat sejumlah masalah sehingga terjadi kegaduhan di tengah-tengah masyarakat.

Di Desa Alusi Krawain, Kecamatan Kormomolin misalnya, sebelum saat pemilihan para calon kepala desa dan tim mulai bergerilya guna meyakinkan masyarakat untuk pada saatnya mereka di pilih, dan hal ini dilakukan dengan tulus namun ada juga yang dilakukan oleh para tim dan calon kades dengan mengiming-imingi atau memberikan uang kepada masyarakat sehingga pada waktunya masyarakat memilih mereka.

Baca Juga  Polda Maluku Limpahkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan ke Kejari Ambon

Kepada Porostimur.com salah satu masyarakat Desa Alusi Krawain, Wens Melsasail menjelaskan bahwa pilkades Desa Alusi Krawain sarat dengan politik uang yang dilakukan oleh salah satu calon kepala desa, yakni Norbertus Suarlebit dan tim suksesnya dengan membagi uang per pemilih Rp 100.000, (Seratus Ribu Rupiah).

“Selain Suarlebit ada juga teman-teman lain yang turut membagi uang sebagai pemulus dalam pemilihan yakni, Mikael Malindir dan Andreas Batlyel,” ujarnya.