Pimpinan Bank Indonesia Minta Akses Keluar-Masuk Maluku Utara Ditutup Sementara

oleh -416 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Gatot Miftahul Manan, merekomendasikan pemerintah Provinsi Malut (Pemprov) mengambil kebijakan secara tepat dan efesien untuk mengendalikan wabah Corona di Malut.

Kepada para jurnalis, Rabu (25/3/2020) di Ternate, Gatot menyatakan, rekomendasi yang dikeluarkan BI ke Pemprov Malut diantaranya, menutup sementara seluruh jalur transportasi penumpang pesawat dan kapal laut dalam 14 hari mulai Jumat 27 Maret – 10 April 2020.

Alangkah baiknya, kata Gatot, akses transportasi yang dibuka hanyalah penyaluran barang berupa komoditas strategis seperti angkutan bahan pokok, peralatan medis,maupun penyaluran tenaga medis.

”Kami salut monitor wag ini demi keberhasilan kita semua melawan covid 19. Merangkum semua isu, saya ajukan rekomendasi utk pemprov. Hasil rekomendasi harapannya disampaikan dalam waktu cepat pada pengambil kebijakan untuk diptutuskan,” kata Gatot.

Link Banner

Apabila rekomendasi itu di setujui maka Malut merupakan daerah kedua di wilayah Indonesia timur setelah Papua yang memberlakukan kebijakan pembatasan sosial.

Baca Juga  IAEI Maluku Utara Diminta Bersinergi dengan Pemerintah Daerah

Pada Selasa 24 Maret kemarin Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, mulai 26 Maret hingga 9 April 2020, akses orang atau penumpang baik melalui laut maupun udara akan ditutup sementara, guna mencegah penyebaran virus corona di Papua. (red/rtm)

Berikut Rekomendasi BI untuk Pemprov Malut :

1. Menutup seluruh jalur transportasi penumpang (pesawat dan kapal laut) dari Malut dan ke Malut dalam 14 hari kedepan mulai Jumat 27 Maret – 10 April 2020.

2. Transportasi barang diperkenankan, yaitu komoditas strategis, sembako, medis, dan tenaga medis.

3. Menyiapkan lokasi/gedung lain di Ternate mengingat ruang isolasi RSUD Chasan Boesoirie tidak mencukupi.

4. Memberikan dukungan fiskal berupa pengadaan APD tim medis dan kelengkapan penanggulangan covid 19 RSUD seperti alat rapid test Covid-19.

Baca Juga  H+5, DPRD Kota Ambon dan Maluku sama-sama sepi

5. Objek vital seperti perbankan, instansi vertikal, beroperasi memperhatikan social distancing.

6. Meminta TNI/Polri mengambil langkah tegas menjaga kepatuhan masyarakat terhadap penerapan social distancing.