Pj. Bupati Malra Hadiri Dialog Lintas Agama untuk Pemilu Damai dan Pencanangan Desa Moderasi

oleh -32 views

Porostimur.com, Langgur – Pejabat Bupati Maluku Tenggara Drs Jasmono, M.Si, menghadiri Dialog Lintas Agama untuk Pemilu Damai dan Pencanangan Desa Ohoidertwun sebagai desa moderasi beragama di Provinsi Maluku.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ohoi Ohoidertwun, Kabupaten Maluku Tenggara, Selasa (12/12/2023).

Pada kesempatan itu, sekaligus dilakukan pencanangan Ohoi Ohoidertawun sebagai salah satu desa atau ohoi moderasi beragama
di Provinsi Maluku. (

“Melalui penandatanganan Prasasti Tugu Moderasi Beragama di ohoi ini, maka kita bersama-sama membangun sebuah komitmen,” terangnya.

Jasmono berharap, pemerintah dan seluruh warga masyarakat, memperteguh semangat
persatuan dan kesatuan, kebersamaan dan persaudaraan, untuk mempersiapkan diri, mewujudkan pemilu tahun 2024 yang damai,
aman, dan sukses.

Jasmono bilang, Ohoi Ohoidertawun adalah salah satu dari sekian ihoi yang mampu menjadi gambaran nyata dari kerukunan, keharmonisan, dan sikap hidup toleransi antar-warga masyarakat di Maluku Tenggara.

Jasmono mengatakan, dialog lintas agama yang dilaksanakan hari ini di Ohoi Ohoidertawun merupakan sebuah upaya yang sangat strategis.

“Para peserta dialog, yang datang dari berbagai latar belakang, akan secara langsung melihat contoh nyata, kerukunan hidup antarumat beragama di ohoi ini. Ohoidertawaun seumpama laboratorium kerukunan antar-umat beragama, di Kabupaten Maluku Tenggara,” kata Jasmono.

Baca Juga  Melihat Peluang Hak Angket Pemilu Curang, Bakal Berlanjut atau Gagal?

“Di Ohoidertawaun, hidup secara berdampingan tiga golongan agama. Ada umat muslim, protestan dan katolik, di Ohoi Ohoidertawun Atas,” imbuhnya.

Jasmono juga mengatakan dirinya atas nama pemerintah daerah, Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kementerian Agama Republik Indonesia, secara khusus melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, atas pelaksanan dialog dan pencanangan Ohoi
Moderasi di Kabupaten Maluku Tenggara.

Jasmono menegaskan, kehidupan yang aman, rukun, damai dan harmonis adalah kebutuhan, dan sekaligus harapan serta keinginan setiap orang. Olehnya itu, upaya mewujudkan kedamaian, kerukunan kedamaian, dan keharmonisan dalam hidup bermasyarakat adalah tanggung jawab semua pihak.

Pemerintah menurut dia, bertindak selaku fasilitator, menggerakkan warga masyarakat untuk bersama-sama membangun sinergi, berkolaborasi dalam semangat persatuan, sebagai warga negara yang mencintai keberagaman dan kemajemukan.

“Untuk itu, di kesempatan yang baik ini Saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan dialog lintas agama untuk pemilu damai di hari ini. Sekaligus, Saya mau mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masyarakat. Sekali lagi, Kita perlu bersinergi, bangun semangat persatuan mulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing. Mencegah segala hal yang berpotensi memecah belah. Menjaga situasi kondusif di masyarakat, dan menciptakan iklim sejuk dalam menyongsong dan mewujudkan Pemilu Damai di Tahun 2024,” papar Jasmono.

Baca Juga  5 Zodiak Tergolong People Pleaser yang Sulit Menolak Keinginan Orang Lain

Saya sampaikan, hari ini Kementerian Agama Republik Indonesia sudah memberikan suatu bekal yang sangat istimewa. Hadir bersama sama di tempat ini, para tokoh agama,
pemuka dan pimpinan keagamaan. Kita berbangga, karena peran penting pemuka agama dalam memperjuangkan suasana kondusif di masyarakat, memiliki pengaruh
yang sangat besar. Hal ini sekaligus menegaskan kepada Kita semua, betapa pentingnya peran unsur keagamaan, sebagai manifestasi nilai spiritual dan moral, dalam menjaga persatuan dan kesatuan di antara
sesama umat beragama. Untuk itu, melalui kesempatan yang baik ini, Saya mengajak saudara-saudaraku, Imam, Pastor, Pendeta dan termasuk pemuka-pemuka agama yang ada, untuk ikut serta menyuarakan pentingnya
stabilitas dan keamanan di tengah masyarakat,” ajaknya.

Baca Juga  AMPPP Gelar Unjuk Rasa di Kantor KPU Maluku, ini Tuntutannya!

Jasmono juga mengajak seluruh umat beragama di Malra, agar menjunjung tinggi nilai-nilai kerukunan dan persaudaraan, serta menyebarluaskan prinsip-prinsip moderasi beragama yang merupakan keharusan dalam dinamika dan tantangan bernegara dewasa ini.

Jasmono menjelaskan pencanaganan Ohoi Ohoidertawun sebagai Desa atau Ohoi
Moderasi Agama, merupakan bentuk sosialisasi yang sangat baik.

“Kedepan, dengan pencanaganan ini, maka gaung moderasi beragama akan secara massif digaungkan di seluruh Maluku Tenggara. Dengan dukungan dan pendampingan yang dilakukan secara konsisten, maka Ohoidertawun akan menjadi role model,
percontohan untuk berkembangnya nilai-nilai moderasi beragama di seluruh warga masyarakat di bumi Larvul Ngabal, teristimewa kepada seluruh generasi muda,” harapnya. (Dewi Sirwutubun)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.