Plt Kakanwil Kemenag Maluku Sampaikan Lima Program Prioritas Tahun 2020

oleh -2.942 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pelaksana tugas (Plt) Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, Jamaludin Bugis menyampaikan lima program prioritas tahun 2020 yang harus dijalankan oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag di seluruh wilayah Indonesia. Program tersebut meliputi: (1) Pemberantasan korupsi; (2) Peningkatan kualitas haji dan umroh; (3) Pembenahan pendidikan keagamaan; (4) Penguatan moderasi beragama; dan (5) Sertifikasi halal.

Hal ini diungkapkannya saat menyampaikan laporan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2020 pada bulan Januari lalu dalam pertemuan ASN satker wilayah setempat di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Kamis (5/3).

Kelima program prioritas ini juga akan dibahas pada Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Tahun 2020 yang direncanakan dibuka oleh Menteri Agama RI bersamaan dengan peresmian gedung Asrama Haji Transit Maluku serta 13 gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan (KUA).

Terkait program prioritas pertama, Plt Kakanwil menegaskan korupsi adalah penyakit nasional yang merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. “Menag mengatakan, tutup semua pintu korupsi rapat-rapat dan segera berikan hukuman tegas terhadap pegawai yang menyalahgunakan keuangan negara untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Sebagai contoh penyalahgunaan keuangaan negara, Plt Kakanwil menyebutka terdapat salah satu pegawai di lingkungan kerja Kemenag Kabupaten Maluku Tenggara yang menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) sebesar Rp. 75.000.000.00.

Baca Juga  Harga Cabai di Kota Ambon Naik

“Saya telah perintahkan yang bersangkutan segera dibebaskan dari tugasnya sebagai bendahara dan saya perintahkan bersangkutan segera juga mengembalikan dana itu ke kas negara,” akuinya.

“Ini merupakan penyalahgunaan nyata keuangan negara yang justru mengorbankan para siswa madrasah dan saya minta seluruh pejabat sama-sama memberantaskan penyakit korupsi ini,” sambungnya tegas.

Kemudian terkait program prioritas peningkatan kualitas haji dan umroh melalui rekrutmen petugas haji tahun 2020, Plt Kakanwil menerangkan bahwa mekanisme tahapan seleksi dari di tingkat kabupaten sampai ke tingkat provinsi, pihak Kanwil Kemenag Maluku telah melakukan secara profesional tanpa ada kecurangan dalam bentuk apapun.

“Saya telah sampaikan berulang kali agar proses rekrutmen mengutamakan peningkatan kualitas dan kompetensi petugas haji yang mengandalkan prestasi kerja, bukan penghafalan materi secara teoritis,” jelasnya.

Disampaikan juga, perlu adanya Biro Perjalanan haji dan Umroh di Maluku. Sebab sampai saat ini segala persyaratan belum terpenuhi. “Saya minta Bidang Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Maluku bantu mereka untuk bisa memenuhi persyaratan menjadi biro perjalanan haji dan umroh,” ucapnya.

Selanjutnya program prioritas ketiga adalah pembinaan pendidikan keagamaan. Salah satu langkah yang ditempuh Kementerian Agama saat ini adalah memperbaiki dan menyempurnakan regulasi.

Baca Juga  Menengok Sejarah Sahara Maroko, Apa Maksud Provokasi Polisario?

Plt Kakanwil mengatakan, telah diperbaiki juga regulasi di lingkungan Dirjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu dan Budha dalam rangka mengedepankan nilai-nilai moderasi beragama melalui proses pembelajaran di sekolah.

Berikutnya program prioritas keempat adalah penguatan moderasi. Plt Kakanwil menilai, lahirnya konsep ini dikarenakan dalam tahun 2017 sampai 2020 terjadi konflik horizontal dan internal, menyusul sikap intoleran yang saling mengkafirkan di antara sesama.

Maka Kemenag melihat dinamika kehidupan keagamaan dan kebangsaan tersebut yang kemudian melahirkan ide dan gagasan untuk mempriopritaskan konsep moderasi beragama sebagai program prioritas di tahun 2020.

Plt mengungkapkan terdapat beberapa pintu untuk menyampaikan program tersebut. Selain melalui masjid dan gereja, konsep ini bisa diajarkan juga lewat jalur pendidikan. “Proses pendidikan di sekolah itu harus disampaikan di sana, agar anak-anak menjadi generasi kedepan yang memiliki pemahaman moderasi beragama yang kuat,” tekan Plt Kakanwil.

Plt Kakanwil menambahkan proses penyampaian pemahaman moderasi beragama selanjutnya adalah melalui pintu perkawinan. “Jadi ada kursus pengantin baru, disitulah pemahaman moderasi beragama disampaikan agar mereka juga mengerti tentang moderasi beragama,” katanya.

Kemudian dalam rapat-rapat atau pembinaan ASN agar muatan-muatan moderasi beragama disampaikan di setiap aktivitas kerja maupun di lingkungan rumahnya masing-masing.

Baca Juga  Akerina Pimpin Upacara Hari Guru Nasional ke-74

“Ini yang disampaikan Menteri Agama agar moderasi beragama menjadi konsumsi seluruh anak bangsa, bukan sebatas  internal Kementerian Agama RI. Mari kita ajarkan hal ini,” pintanya.

Terakhir terkait program prioritas kelima, Kemenag Maluku juga akan melakukan langkah-langkah terkait langsung dengan kesinambungan dunia usaha dan jaminan konsumen untuk memperoleh makanan yang secara regulasi dinyatakan halal.

“Saya minta Bimas Islam Kanwil Kemenag Maluku segera mendata seluruh proses penyembelihan hewan. Lakukan survei bagaimana cara mereka menyembelih hewan tersebut dan kemudian tim melakukan monitoring guna memastikan mereka yang menyembelih hewan sudah berakal baliq (dewasa) atau belum, serta perhatikan bagaimana bacaannya, etika atau tatacara penyembelihannya. Ini prioritas,” tandasnya.

Selain menyampaikan laporan hasil Rakernas Kemenag Tahun 2020, dalam momentum tersebut Plt Kakanwil yang didampingi Kasubbag Umum dan Humas, Abdul Karim Rahantan juga membahas kesiapan teknis menyangkut tiga agenda besar Kanwil Kemenag Maluku itu yang akan diresmikan dan dibuka oleh Menteri Agama RI ke Kota Ambon yang dirancanakan berlangsung pada pertengahan atau akhir bulan Maret ini. (keket/zam/inmas)