Plt Kakanwil Kemenag Maluku Minta Penyuluh Agama Islam Bantu Pemerintah Atasi Covid-19

oleh -33 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Plt Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku, Jamaludin Bugis menyatakan pandemi Covid-19 di Indonesia telah memporak-porandakan tatanan kehidupan manusia dari berbagai sisi.

“Sehingga Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku perlu melakukan upaya dan langkah-langkah strategis secara kolektif untuk pencegahan Covid-19 di Indonesia pada umumnya dan Maluku khususnya,” ujar Jamaludin Bugis dalam arahannya pada kegiatan Optimalisasi Fungsi dan Peran Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS Dalam Rangka Penenganan dan Pencegahan Covid – 19 di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Selasa (7/7).

Melalui kegiatan tersebut, Jamaludin Bugis meminta Penyuluh Agama Islam PNS/Non PNS di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Maluku bergotong-royong bersama pemerintah melakukan upaya penanganan dan pencegahan Covid-19.

“Bagaimana mungkin orang lain yang bukan penyuluh agama tampil berjuang melawan wabah Covid-19, tetapi penyuluh agama sendiri diam tanpa berbuat apa-apa,” ungkapnya.

Link Banner

Jamaludin Bugis pun meminta para Penyuluh Agama Islam dapat membantu pemerintah dari tiga sisi. Pertama, ikut mensosialisasikan petunjuk teknis pelaksanaan ibadah shalat berjamaah di masjid/mushollah yang telah diedarkan Kanwil Kemenag Provinsi Maluku.

Baca Juga  Ombudsman Buka Lowongan Anggota, Minat Daftar?

Kedua, para penyuluh diminta selalu berkomunikasi dan berkoordinasi secara internal dengan masing-masing Kemenag setempat untuk saling membackup.

Ketiga yang terakhir, ramaikan ruang media sosial dengan dakwah terkait pencegahan Covid-19.

“Ini tugas kolektif semua untuk sama-sama berbondong-bondong mencari jalan keluar dari penyebaran Covid-19,” terangnya.

Sebelumnya Plt Kakanwil Kemenag Maluku mengemukakan kisah yang berkaitan dengan subtansi perjuangan jihad melawan Covid-19, bahwa di zaman Rasulullah SAW ada salah seorang sahabat. Sahabat tersebut berjalan-jalan di tepi sungai yang dihiasi pohon-pohonan, buah-buahan dan kondisinya sangat tenang.

Dalam benak fikiran sahabat Rasulullah SAW ini, andaikan dia bisa habiskan waktu untuk beribadah di tempat yang tenang ini tentu  luarakan sangat biasa.

Baca Juga  Aparat TNI Berhasil Mengagalkan Penyelundupan Mercury

Kemudian sang sahabat kembali ke rumahnya dan besoknya bertemu Rasulullah SAW.

Ia menyampaikan kepada Rasulullah SAW, bahwa kemarin dia berjaan-jalan di tepi sungai yang indah dan tenang sekali. Ia meminta untuk bisa menghabiskan waktu beribadah di tempat yang damai tersebut.

Rasulullah lantas kemudian menjawab: “Wahai sahabatku, sesungguhnya pahala yang sangat tinggi di hadapan Allah SWT adalah ketika engkau keluar dari rumah berjuang untuk kemaslahatan seseorang dan membantu orang. Itu lebih mulia dari pada engkau sendiri beribadah demi kepentingan pribadimu.

“Jadi orientasi bukan individual, tetapi Nabi memiliki konsep pahala yang tinggi dan orientasinya adalah kehidupan sosial,” jelas Jamaludin Bugis.

lebih lanjut Jamaludin Bugis menguraikan bahwa Islam mengajarkan dua dimensi, yakni, vertikal atau Habluminallah dan horisontal atau habluminannas.

Baca Juga  Lanud Pattimura Terlibat Dalam Penanganan Kondisi Darurat Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon

Esensinya adalah mengatur hubungan hamba dengan Allah dan tatanan hubungan sesama manusia.

Berangkat dari kisah tersebut, Jamaludin Bugis mengatakan, dalam kondisi Covid – 19 yang telah memporak-porandakan tatanan kehidupan manusia, maka tantangan seorang penyuluh agama untuj lebih memilih berselimut dalam kesendirian atau ikut berjuang demi kemaslahatan umat.

Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Maluku, Rusdy Latuconsina sebelumnya melaporkan, jumlah Penyuluh Agama Islam di Provinsi Maluku sebanyak 465,  terdiri dari 61 orang PNS dan 404 Non PNS.

Dampak Covid – 19 saat ini telah menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, maka penyuluh agama harus tampil meyakinkan bahwa penanganan wabah ini penting demi kemaslahatan umat manusia.

Yang diharapkan sebagai penyuluh agama Islam dapat agar membantu Kementerian Agama dalam memberikan pencerahan kepada umat. (red/in las/zam)