Polisi Duga Ada Aktor Intelektual di Balik Pengeroyokan Haris Pertama

oleh -77 views
Link Banner

Porostimur.com, Jakarta – Penyidikan kasus pengeroyokan terhadap Ketua DPP KNPI Haris Pertama belum berhenti di 3 tersangka. Polisi menduga ada aktor intelektual di balik pengeroyokan Haris Pertama ini.

“Bukan kesimpulan ya, tapi lebih kepada dugaan kuat, saya belum menyimpulkan (adanya aktor intelektual),” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat seperti disitat dari detikcom, Rabu (23/2/2022).

Tubagus mengatakan kemungkinan adanya aktor intelektual itu baru sebatas dugaan. Sejauh ini polisi belum menemukan fakta tersebut.

“Dugaan, karena faktanya belum ada di balik itu,” imbuhnya.

Tubagus menyampaikan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap 3 tersangka yang sudah ditangkap. Polisi masih mendalami adakah orang lain yang menggerakkan tersangka SS (61) yang memerintahkan para eksekutor pengeroyokan Haris Pertama.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Ambon hari ini, Jumat 4 September 2020

“Nah terus itu (SS) diminta sama siapa, kan gitu pertanyaannya,” imbuhnya.

Sebab, dilihat dari latar belakang SS sendiri, dia tidak memiliki keterkaitan langsung dengan Haris Pertama. SS sendiri adalah seorang debt collector, sama halnya dengan 4 tersangka eksekutor lainnya.

“Punya masalah pribadi sama dia (Haris Pertama) enggak. Kaitan ke KNPI juga enggak. Kaitan ke partai juga bukan siapa-siapa. Itulah yang belum bisa saya jawab, sekarang lagi didalamin karena baru diamankan,” paparnya.

Total ada 5 tersangka yang terlibat pengeroyokan Haris Pertama ini. Dari kelima tersangka ini, tiga di antaranya sudah ditangkap dengan rincian: dua eksekutor dan satu penyuruh.

Sementara dua tersangka lainnya adalah eksekutor. Saat ini polisi masih mencari kedua eksekutor tersebut.

Baca Juga  Berkas P 21, Jaksa Nyatakan Plt Kadis Pendidikan Kepulauan Sula Tersangka


Pengeroyokan Haris Pertama Terencana

Polisi mengatakan pengeroyokan terhadap Ketua DPP KNPI Haris Pertama sudah direncanakan. Para tersangka diketahui sudah dua kali menggelar pertemuan untuk merancang skenario.

Udah dong. Iya, sudah direncanakan,” ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dihubungi detikcom, Selasa (22/2/2033).

Tubagus Ade menyebutkan para tersangka sudah menggelar beberapa kali pertemuan. Dalam pertemuan itu mereka membahas skenario pengeroyokan terhadap Haris Pertama.

“Kan ada pertemuan di tanggal-tanggal sebelumnya, kan kita sudah dapat semua. (Perencanaan) beberapa hari sebelumnya lah,” imbuhnya.

Hanya saja, Tubagus tidak menjelaskan lebih jauh terkait perencanaan yang dilakukan oleh para tersangka ini. Namun, ia mengatakan, keempat tersangka eksekutor ini mendapat perintah dari tersangka SS (61).

Baca Juga  Lima Puisi Rudi Fofid

Lebih lanjut, Tubagus mengaku pihaknya belum mendapatkan keterangan lebih dalam terkait motif tersangka SS menyuruh para eksekutor untuk mengeroyok Haris Pertama. Polisi juga masih menggali hubungan SS dengan Haris Pertama.

“Masih diklarifikasi ya. Kan dari 4 (eksekutor) sudah dapat 2. Siapa yang suruh melakukan ini? Si SS. Ss ini kenapa kepentingannya apa sama Haris kan gitu? Kepentingannya apa, orang politik bukan, orang organisasi bukan,” katanya. (red/dtc)