Polisi Ringkus Tiga Pencuri Spesialis Barang Elektronik di Ternate

oleh -93 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Aparat Kepolisian Sektor Ternate Utara berhasil meringkus tiga pelaku dugaan pencurian berang – barang elektronik, Senin (12/7/2020).

Ketiganya melakukan aksi di lokasi dan waktu yang berbeda.

Dari ketiga pelaku berinisial AB alias Armin (22), ST alias Wardi (28), dan satu pelaku dibawah umur berinisial MIDU (16) ini, Polisi menyita 9 unit handphone dan 2 unit televisi.

Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada, melalui konferensi pers yang digelar Polres Ternate, Senin (13/7/2020) membeberkan bahwa, dalam melakukan aksinya tersangka AB bekerjasama dengan ST.

Keduanya, menggasak satu unit televisi 43 inch di rumah salah seorang warga di Akeboca pada Senin 6 Juni sekitar pukul 03.00 WIT.

Baca Juga  Basarnas Gunakan Pendeteksi Signal Distress untuk Cari MV Nur Allya

“Kedua pelaku masuk melalui jendela rumah korban dan mencuri televisi,” ungkap Aditya Laksimada.

Selain itu, lanjut Aditya, kedua tersangka juga melakukan aksi pencurian di Pasar Tingkat Gamalama pada Senin 29 Juni.

Mereka mencuri handphone milik korban yang sedang tertidur.

Di hari yang sama, dengan modus menginap di penginapan Mandiri Kelurahan Makasar Timur, kedua tersangka kembali mencuri satu unit televisi 22 inch milik penginapan.

Sementara itu, pelaku berinisial MIDU diduga melakukan pencurian pada 9 Juli lalu.

Pelaku nekat mencuri handphone yang terletak di laci motor yang sedang terparkir.

Dalam melakukan aksinya, MIDU telah mencuri sebanyak 7 unit handphone.

“Modus yang digunakan pelaku MIDU ialah berkeliling pakai motor dan melihat ketika ada handphone di laci motor langsung dia ambil. Untuk pelaku ini, kita masih melakukan pengembangan guna mengetahui berapa banyak TKP,” ungkap Aditya.

Baca Juga  Tidak Ada Prokes Covid-19, Izin Trayek Kapal Penumpang Halsel - Ternate PP Terancam Dicabut

Aditya menambahkan, atas perbuatan ketiganya diancam dengan pasal 363 ayat 1 ke 3, ke 4 dan ke 5 subsider pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (red/pmc)