Polisi Tangkap 2 Mahasiswa Pemakai Narkoba di Sanana

oleh -173 views
Link Banner

@porostimur.com | Sanana: Dua orang mahasiswa, ST alias Buban (23) dan YU alias Usro (23) dibekuk anggota Sat Narkoba, Polres Kepulauan Sula, Polda Maluku Utara karena menggunakan narkoba.

ST dan YU ditangkap di rumahnya di Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Jum’at (26/7). Kedua tersangka berstatus mahasiswa ini diketahui sedang kuliah di salah satu universitas di Kota Makasar Sulawesi Selatan (Sulsel).

Wakapolres Kepulauan Sula, Kompol. Arifin Laode Buri, yang didampingi Kasat Narkoba, Ipda. Ruslan Lutia, mengatakan, tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Fagudu, Kecamatan Sanana.

“Narkobanya jenis Sabu. Kedua mahasiswa itu diketahui kuliah di Makassar. Mereka disangkakan telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis Sabu, sebagaimana dimaksud dalam pasal 112 ayat 1 subsider pasal 127 ayat 1 huruf A undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika”, jelas Kompol Arifin.

Link Banner

Adapun kronologis kejadian sebagaimana disampaikan Wakapolres Kompol Arifin Laode Buri, bahwa pada hari Rabu 24 Juli 2019, sekitar pukul 18:00 Wit, atas dasar informasi masyarakat bahwa, di Desa Fagudu, sering terjadi penyalahgunaan narkoba jenis Sabu yang dilakukan oleh saudara ST alias Buban.

Baca Juga  Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Ambon Jumat, 8 Mei 2020

Dengan adanya informasi tersebut, Kasat Narkoba, Ipda. Ruslan Lutia mengumpulkan anggota dan melakukan app dan langsung turun ke sasaran.

Alhasil pada pukul 20: 00 Wit, personil melihat adanya aktifitas mencurigakan di rumah ST dan YU di Desa Fagudu, sehingga personil mengambil keputusan untuk melakukan penggerebekan, serta melakukan penggeledahan. Dan hasil penggeledahan tersebut, Satnarkoba menemukan barang bukti berupa satu alat hisap Sabu berada di lantai kamar, serta menemukan Narkoba jenis Sabu seberat 0,1 gram yang disimpan di dalam kotak P3K.

Selain itu, barang bukti yang disita, Narkotika jenis Sabu yang dibungkus dengan plastik bening dengan berat kotor 0,1 gram. Satu alat hisap yang terdiri dari dua buah pipet yang dimasukan dalam botol air mineral (botol aqua) yang sudah berisikan air. Satu buah korek api. Satu buah gunting. Satu buah pipet berukuran kecil atas sisa bekas potongan. Narkoba jenis Sabu tersebut diperkirakan seharga Rp 500.000,00.

Baca Juga  Beli barang curian, 4 mahasiswa Poltek Ambon diamankan polisi

Pasal yang disangkakan 112 ayat 1 subsider 127 ayat 1 huruf A UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal 112 ancaman hukumanya paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 Tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 milyar. Untuk pasal 127 ancaman hukumannya paling lama 4 tahun. (raka)