Polisi yang Viral Pecut Warga Tak Bermasker Ditahan Propam Polda Maluku

oleh -1.167 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs Baharudin Djafar, MSi memberikan atensi tentang video viral di Pasar Mardika Ambon untuk memproses personil yang terlibat dalam video tersebut dan mengantensi para Dir dan Kapolres Jajaran untuk mengingatkan personilnya agar kejadian tersebut tidak terulang lagi. 

Hal ini disampaikan oleh Kapolda Maluku ketika memimpin diskusi dan memberikan arahan kepada PJU Polda Maluku, bertempat di Ruang Kerja Kapolda Maluku, Jumat, (29/5/2020).

Diketahui, sebuah video viral merekam aksi oknum anggota Polisi tengah melakukan penertiban terhadap pengujung pasar yang tidak menggunakan masker.

Dari rekaman video tersebut awalnya terlihat sejumlah oknum anggota polisi berseragam lengkap membawa rotan tengah berkeliling di kawasan pasar. Sesaat mendapati pengunjung pasar yang tak mengenakan masker, oknum anggota Polisi tersebut pun terlihat memberikan teguran dan sanksi dengan memukul sejumlah orang dengan menggunakan rotan.

Link Banner

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat mengatakan, delapan anggota polisi itu kini sedang menjalani pemeriksaan.

Baca Juga  Ternyata 'Janda-janda' di Kalimantan Selatan ini Sangat Suka Tempat yang Gelap

“Delapan anggota diamankan dalam kasus tersebut dan saat ini menjalani pemeriksaan di Propam Polda Maluku,” kata Roem.

Roem mengaku Polda Maluku sebenarnya telah memberikan instruksi kepada aparat saat melakukan penertiban penerapan protokoler kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 di Pasar Mardika, Kota Ambon, Maluku pada Kamis (28/5/2020).

“Hal tersebut bukan merupakan kebijakan dari Polda maupun Gugus Tugas Covid-19, tapi itu dilakukan di luar kendali Polda Maluku dan seharusnya tidak terjadi,” kata dia.

Peristiwa tersebut terjadi di Pasar Mardika, Ambon, Provinsi Maluku. Roem mengatakan video itu juga diambil salah seorang polisi.

“Mereka ini kebetulan kemarin itu di sana (pasar) ada melihat itu pentungan (rotan) yang di pos punya Satpol PP mereka ambil terus jalan mereka pukul. Salahnya anggota ambil video terus menjadi viral,” kata Roem.

Baca Juga  Akhirnya SJ, MD, SU dan MRP jadi tersangka

Kejadian yang viral di media sosial itu terjadi pada Kamis (28/5). Dalam video berdurasi hampir 2 menit itu, terlihat anggota polisi memanggil dan menghentikan warga yang tidak menggunakan masker. Warga yang tidak menggunakan masker diminta balik badan dan dipecut di bagian tubuhnya. (keket)

View this post on Instagram

A post shared by Dino Umahuk (@valdinho74) on

4 thoughts on “Polisi yang Viral Pecut Warga Tak Bermasker Ditahan Propam Polda Maluku

  1. Bagi saya ngak masalah….kok kalau di lihat cara mereka memukul bukan sebagai musuh…..dan itu akibat dari tidak mengindahkan himbauan pemerintah…dibilang ngak mau tapi kalau mau menyebar penyakit boleh…..saya justru memberikan apresiasi baik bagi 8 orang polisi atas tindakan mereka….

  2. Menurut saya, itu sudah melanggar batas dari oknum anggota tersebut,.segera Kapolda berika sanksi buat mereka, harusnya mereka dengar instruksi baru melaksanakan,..itu sangat salah dan tidak benar…

  3. Bukannya pake masker di tempat umum seperti di pasar dan di tempat publik lainnya merupakan protokol kesehatan dimasa pandemi covid ini ya,!!! harusnya pak kapolda mengapresiasi dong, untuk tetap melakukan sosialisasi kepada masyarakat wajib menggunakan masker di tempat umum

  4. Lalu sangsi buat yang tdk pakai masker apa?
    Dibilang Pake masker saja masih acuh, untuk kebaikan diri sendiri saja masih masa bodoh
    Dibiarkan makin melunjak ! Purapura gila saja biar makin parah.. miris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *