Polres Buru amankan penyelenggaraan bulan suci Ramadhan 1439H

oleh -56 views
Link Banner

@Porostimur.com | Namlea : Berbagai persiapan sudah dilakukan masyarakat dengan berbagai elemennya ketika menyongsong bulan suci Ramadahn 1439 Hijriyah.

Termasuk di antaranya Kepolisian Resort (Polres) Buru yang sudah membentuk satuan tugas (satgas) pengawasan terhadap harga jual sembilan bahan pokok (sembako) pada sejumlah pasar.

Pengawasan terhadap harga sembako ini, bakaln digelar satgas bukan hanya pada pasar yang berada di ibukota kabupaten, namun juga pada pasar yang ada pada setiap kecamatan di Kabupaten Buru.

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan via sambungan handphone, hal ini dibenarkan Kapolres Pulau Buru, AKBP Adityanto B.S,SH,S.IK,MH.

Link Banner

Dijelaskan, sesuai hasil pemantauan satgas dan koordinasi dengan Disperindag setempat, ketersediaan sembako dan harganya masih terjangkau.

Baca Juga  Sembilan Hari, Tim Tarsius Polres Bitung Ungkap 7 Kasus

Sementara untuk beras, terangnya, stok yang dimiliki pihak Bulog bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa saat sesudah penyelenggaraan bulan suci Ramadhan.

Selain pengawasan harga sembako di Kabupaten Buru dan Buru Selatan (Bursel), akunya, satgas dimaskud juga akan membantu pihaknya melakukan razia barang haram berupa minuman keras yang sengaja dijual oknum tak bertanggung jawab pada bulan suci Ramadan.

”Barang haram berupa sopi sudah kami sita dan sejumlah barang minuman keras lainnya. Nanti memasuki bulan puasa, kami bersama Pemerintah Daerah melakukan pemusnahan dan dapat disaksikan masyarakat Kabupaten Buru. Kini pengedar sopi sebanyak dua orang sementara dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Menurutnya, razia barang haram ini bukan hanya digelar menjelang bulan suci Ramadhan semata, namun hingga berakhirnya bulan dimaksud.

Baca Juga  Pasutri di Saparua Positif Covid-19 Hasil Rapid Test

Karenanya, bagi oknum yang dengan sengaja melanggar larangan yang sudah dikeluarkan pihaknya, tegasnya, bakalan menerima tindakan tegas.

”Bila mana kedapatan menjual barang haram seperti sopi dan minuman keras lainnya, kami akan mengambil langkah tegas dan yang bersangkutan bila terbukti akan diamankan di terali besi,” jelasnya.

Sementara untuk pengamanan penyelenggaraan bulan suci Ramadhan sendiri, tambahnya, pihaknya sudah mempersiapkan personil di lapangan.

”Bahkan dari kurang lebih 115 mesjid di Kabupaten Buru yang akan melakukan ibadah Shalat Tarwih, anggota kami akan melakukan pengamanan kamtibmas pada setiap mesjid yang ada. Begitu juga dengan semua petasan yang dijual akan diambil langkah maupun larangan melalui petugas kami,” pungkasnya. (pt-05)