Polres Kepulauan Sula SP3 Kasus Pembalakan Liar CV. Azzahra Karya

oleh -86 views
Link Banner

Porostimur.com, Sanana – Kasus dugaan tindak pidana pembalakan liar di Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, dengan terlapor Direktur CV. Azzahra Karya, Djawal Fokaaya akhirnya kandas di tangan polisi.

Hal ini setelah Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Sat Reskrim Polres Kepulauan Sula memutuskan untuk menerbitkan Surat Penetapan Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus tersebut pada akhir tahun 2021, pekan lalu.

Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Kepulauan Sula Bripka Julkifli Umamit saat ditemui media ini, Senin (3/1/2022) mengatakan, penyidik memutuskan melakukan SP3, karena laporan Tim Investigasi Pemda Kepulauan Sula yang diwakilkan oleh Kasat Pol PP Abdi Umagap dinilai tidak memenuhi unsur-unsur pidana.

Baca Juga  4 Laga Big Match yang Berpotensi Terjadi di 16 Besar Liga Champions

Julkifli bilang, berdasarkan ploting areal dengan alat Global Positioning System ( GPS) di areal sekitar Dusun Wainanas, Desa Wailoba, di mana ahli menyimpulkan bahwa dari hasil  GPS proses penabangan kayu yang dilakukan oleh Cv. Azzahra Karya tidak memenuhi unsur pidana.

“Ahli GPS tersebut kami datangkan dari Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara. Ketika dicek titik ketebangannya di mana dan setelah itu dibuatkan hasil pemeriksaannya. Hasil itu kemudian kami sampaikan ke ahli kehutanan provinsi dan ahli kehutanan provinsi menyimpulkan bahwa itu tidak ada unsur pidana,” kata Julkifli.

“Ahirnya dari situ kami hentikan proses Penyelidikan,” sambungnya.

Julkifli menambahkan, ahli menyimpulkan berdasarkan hasil dari ahli GPS. Setelah mereka mempelajari hasil dari ahli GPS kemudian disimpulkan bahwa apa yang dilakukan oleh CV. Azzahra Karya itu tidak dapat ditingkatkan ke tahap penyelidikan.

Baca Juga  Depdagri Update Perkembangan Kerja Sama Penanganan Kerangka Jenazah Tentara Amerika di Morotai

Berdasarkan informasi yang dikantongi media ini, Penyidik Tipiter Polres Kepulauan Sula pernah memasang garis polisi atau Police Line pada puluhan kubik kayu milik CV. Azzahra Karya di Desa Wailoba.

Sekedar diketahui, Direktur CV. Azzahra Karya, Djawal Fokaaya bersama manejer Haryono dilaporkan oleh Tim Investigasi Pemda Kepsul melalui Kasat Pol PP Abdi Sapsuha pada Senin (6/9/2021) silam. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.