Polres Sula Proses Pelaku Ujaran Kebencian di Medsos

oleh -127 views
Link Banner

@poroatimur. com | Sanana: Kapolres Kepulauan Sula, Tri Yulianto benar-benar serius dengan ucapannya tentang peningkatan patroli cyber di wilayah hukumnya.

Terbukti, pada tanggal 4 Juli 2019, Polres Kepulauan Sula telah mengeluarkan Surat Panggilan kepada terduga pelaku penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian atas nama Fiko Ipa.

Fiko dipanggil berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan: Nomor: SP. Lidik/41/VII/2019/Reskrim, tertanggal 2 Juli 2019.

Pemanggilan ini juga didasarkan atas laporan pengaduan Suhardi Umagapi kepada Polres Kepulauan Sula, tertanggal 22 Juni 2019, tentang penyebaran berita bohong atau hoax dan ujaran kebencian.

Kasatreskrim Polres Sula, Iptu, Paul Tri Yustian mengatakan, Kepolisian Republik Indonesia Resort Kepulauan Sula, akan menindak cepat siapapun yang dinyatakan melakukan ujaran kebencian atau menyebar hoaks dan ujaran kebencian.

Baca Juga  Hendrata Thes Kukuhkan Anggota Paskibraka Kepulauan Sula Tahun 2019

kepada porostimur.com, Paul Tri mengatakan pemanggilan saudara Fiko Ipa disadarkan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU 11/2008”) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU 19/2016”).

“Yang bersangkutan sudah lama kita pantau. Facebooknya sering melontaskan ujaran kebencian. Beberapa bahkan menjurus pada SARA. Buktinya ada pada kitq”, pungkasnya. (red)