Polresta Pulau Ambon Tangkap Dua Pelaku Curanmor

oleh -256 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Aparat Kepolisian Resort Kota Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, menangkap dua orang komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) yang aksinya kerap meresahkan warga Kota Ambon, Maluku.

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy kepada media pers mengatakan, dua pelaku ditangkap di lokasi berbeda.

Awalnya Polisi mengkap pelaku LS, 19 tahun di dekat SPBU Kebun Cengkeh. Selanjutnya, KSS, 22 tahun, ditangkap Saat berita dibawah Jembatan Merah Putih, Selasa 7 Januari 2020.

“Barang bukti yang diamankan, yakni satu sepeda motor Jupiter MX King dan lembar pajak kendaraan,” ujar Julkisno di di Mapolresta Pulau Ambon, Rabu 8 Januari 2020.

Menurut Julkisno, kedua pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/18/I/2020/Maluku/Resta Ambon, tanggal 7 Januari 2020 oleh pelapor atas nama, Jais, 32 tahun.

Baca Juga  Terapkan E-Tilang, Satlantas Polresta Ambon Tindak 2950 Pelanggar

Barang bukti yang diamankan, yakni satu unit sepeda motor merk Yamaha, Jupiter MX King dan lembaran faktur pajak kendaraan.

Dihadapan polisi, Jais mengaku, selain mencuri sepeda motor yang tengah diparkir depan rumah, kedua pelaku juga mencuri Handphone (HP) dan dompet miliknya. Ikhwal pencurian itu diketahui setelah setelah Ia terbangun pukul 05.00 WIT.

“Setelah korban melaporkan kasus tersebut. kemudian personil Buru Sergap (Buser) Satreskrim langsung melakukan penyelidikan,” jelas Julkisno.

“Usai ditangkap, kedua pelaku bersama barang bukti di gelandang ke Mapolresta  Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease untuk diperiksa,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap masih ada satu pelaku lagi, berinisial HM. Olehnya itu, Tim Buser akan melakukan pengajaran terhadap pelaku tersebut.

Baca Juga  Gal Gadot: Wonder Woman 1984 Bukan Film Politik

Kini kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka sementara di tahan di sel Mapolresta.

Pelaku dijerat Pasal 363 KHUP dan atau 362 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (keket)