Polsek Saparua Beri Bantuan Pada Masyarakat Pasca Gempa

oleh -163 views
Link Banner

Porostimur.com | Saparua: Kapolsek Saparua, AKP. Roni F Manawan. S.Sos, MH beserta staf dan anggota setempat, memberikan bantuan kepada pengungsi warga pasca gempa di wilayah hukum Polsek Saparua.

Bantuan berupa sembako, disalurkan di lokasi pengungsian, setelah petugas melaksanakan peninjauan di lokasi pengungsian.

Kapolsek Saparua, Akp Roni F Manawan, kepada wartawan setelah melakukan kegiatan pembagian sembako menjelaskan, pembagian ini dilakukan di beberapa lokasi pengungsian yang berada di 2 Kecamatan yakni Kecamatan Saparua dan Saparua Timur Kabupaten Maluku Tengah, pada Kamis (3/10).

“Bantuan yang diberikan oleh kami Polsek Saparua diharapkan dapat bermanfaat saat membantu para pengungsi selama berada di posko pengungsian, baik itu berupa mie instan maupu air mineral,” jelasnya .

Roni meminta masyarakat yang telah menerima bantuan agar jangan melihat dari apa yang diberikan, tetapi bagaimana kepedulian pihaknya yang sama-sama merasakan derita warga masyarakat saparua akibat gempa.

Baca Juga  Kodim 1509/Labuha Lepas Personil Pindah Satuan

“Jangan dilihat dari isi dari sembako tersebut tapi lihatlah dari perhatian dan kepedulian kami kepada para pengungsi akibat gempa bumi beberapa waktu lalu yang menimpa kota Ambon dan sekitarnya,”ungkapnya.

Saat sedang memberikan bantuan, Roni meminta warga untuk tetap memohon keselamatan kepada Tuhan agar tetap mendapat keselamatan sekaligus meminta warga pengungsi agar tetap waspada,jangan panik,jangan percaya kepada berita – berita hoaks dan tetap menjaga kondisi kesehatan selama berada di pengungsian.

Salah satu warga Tiouw, mengungkapkan mereka sangat bersyukur karena mendapat perhatian dari polsek saparua dengan memberikan bantuan walaupun hanya sembako.

“Walaupun sekedar mie instan, aqua dan beras, kami sangat senang dan bersyukur karena sudah diperhatikan sedemikian rupa selama ini oleh pihak Polsek Saparua,” ungkap salah satu warga Tiouw.

Baca Juga  Sri Mulyani Anut Mazhab Ekonomi Mengerikan, Negara Jadi Tukang Copet

Menurut Data sementara masih banyak pengungsi yang belum kembali ke rumah karena masih takut gempa susulan yang masih akan terjadi, untuk kecamatan saparua terdapat 2490 jiwa dan kecamatan saparua timur terdapat 2990 jiwa. (ebot)