Prajurit Petarung Batalyon Marinir Lantamal IX Ambon Gelar Latihan Pertahanan Pangkalan

oleh -60 views
Link Banner

Porostimur.com |Ambon: Seluruh prajurit petarung Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Hanlan) IX bertekad untuk mempertahankan setiap jengkal wilayah NKRI dari ancaman negara asing, khususnya di Bumi Negeri Raja-raja Ambon Manise.

Hal itu terlihat dari latihan pertanahan pangkalan dari bahaya serangan udara negara asing di Lantamal IX Ambon, Maluku, Selasa (7/1/2020).

Berdasarkan siaran pers Dinas Penerangan Lantamal IX Ambon yang diterima porostimur.com menyebutkan, latihan yang digelar dalam rangkaian acara Bulan Trisila TNI Angkatan Laut (AL) itu dipimpin Danyon Marhanlan IX Letkol Marinir Edwin Sinae.

Pelaksanaan latihan diawali dengan perintah peringatan dari bintara jaga batalyon bahwa ada bahaya serangan udara.

Seluruh anggota kemudian melaksanakan peran tempur bahaya udara. Dengan sigap, cepat, dan menggunakan tiga pucuk meriam 37 mm, anggota Yonmarhanlan IX melaksanakan gelar pertempuran untuk menghalau dan menghancurkan pesawat udara musuh.

Baca Juga  Komisi A Gelar RDP Terkait Lahan di Pesisir Kelurahan Manembo-Nembo

Terdengar suara menggelegar dentuman meriam 37 mm yang ditembakan dan tepat mengenai sasaran pesawat udara musuh hingga terjatuh ke laut.

Sementara, pesawat musuh lainnya terbang putar haluan hengkang melarikan diri dari wilayah udara NKRI di Tanah Maluku.

Dalam keadaan waspada hijau, seluruh pucuk meriam meninggalkan lokasi untuk menuju gelar baru dan melaksanakan konsolidasi mengecek akibat dari pertempuran tersebut.

Turut hadir menyaksikan kegiatan latihan tersebut, antara lain Tim Penilai Bulan Trisila TNI AL.

Pelaksanaan latihan serangan bahaya udara berjalan dengan lancar dan seluruh prajurit petarung Yonmarhanlan IX telah melaksanakan latihan dengan serius dan sungguh-sungguh.

Latihan dilaksanakan sesuai dengan semboyan latihan prajurit petarung, yakni “lebih baik bermandi keringat saat latihan daripada bermandi darah di medan tempur”. (ebot/bsc)