Presiden Amerika Joe Biden Langsung Pecat Kepercayaan Donald Trump Hari Pertama Kerja

oleh -64 views
Link Banner

Porostimur.com | Washington: Presiden Amerika Joe Biden langsung memecat kepercayaan Donald Trump di hari pertama kerja.

Joe Biden tak menunggu lama memecat kepercayaan Donald Trump di Gedung Putih.

Presiden Amerika Joe Biden dan Wakilnya Kamala Harris resmi dilantik Rabu (20/1/2021).

Diberitakan Tribunnews sebelumnya, Biden disumpah Ketua Mahkamah Agung, John Robets.

Di sampingnya ada sang istri, Jill Biden, yang memegang Alkitab saat Biden mengucapkan sumpah.

Dan hari pertama kerja, Joe Biden dikabarkan memecat kepala staf rumah tangga dan operasi Gedung Putih, Timothy Harleth.

Hal ini disampaikan oleh dua sumber yang mengetahui situasi ini.

Siapakah Timothy Harleth?

Dilansir dari Independent, Harleth merupakan kepala staf rumah tangga dan operasi yang ditunjuk oleh Melania Trump pada tahun 2017.

Baca Juga  Wakil Bupati Kukuhkan Paskibraka Halmahera Barat Tahun 2020

Sebelumnya Harleth merupakan salah satu direktur di Trump International Hotel yang hanya berjarak 1,6 km dari Gedung Putih.

Harleth merupakan orang kesembilan yang pernah menjabat sebagai kepala staf rumah tangga dan operasi di Gedung Putih.

Kepala staf yang sebelumnya menjabat mempunyai latar belakang yang beragam, mulai dari militer hingga pelayan publik non-politik.

Sebelum dipecat, desas-desus bahwa posisi Harleth akan segera diganti orang lain memang sudah seliweran.

Ini dikarenakan Harleth selumnya mempunyai hubungan dengan Trump Organisation.

Namun, Harleth mengindikasikan bahwa dia ingin tetap menjabat sebagai kepala staff rumah tangga dan organisasi di Gedung Putih.

Dia justru tidak ingin dianggap sebagai loyalis Donald Trump, yang hanya pernah ditemui Harleth satu kali saat interviu sebelum menjabat di posisinya sekarang.

Baca Juga  7 Genre Musik yang Perlu Kamu Tahu, Mana Favoritmu?

Tapi, keputusan sudah diambil Biden: Harleth dipecat.

Menurut TMZ, Biden juga akan memecat staf gedung putih yang saling tidak menghormati.

Ia ingin stafnya memiliki rasa hormat dan setia kawan.

“Jika anda pernah bekerja dengan saya dan saya mendengar anda memperlakukan kolega lain atau berbicara dengan tidak hormat, saya akan memecat anda di tempat,” kata Biden.

Biden juga menyebut, dia ingin stafnya memperlakukan satu sama lain dengan sopan.

Menurut Biden, kesopanan inilah yang hilang dalam empat tahun terakhir.

“Sejarah mengukur kita dan sesama orang Amerika dengan seberapa baik, terhormat, dan pintar dalam menjaga kepentingan mereka,” ucap dia.

(red/KompasTV/tribunnews)