Produksi mercuri, 5 warga SBB diamankan Polres

oleh -28 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Lagi-lagi penyalahgunaan material berbahaya sekelas batu cinnabar, ditindak aparat kepolisian.

Kali ini, upaya penyulingan batu cinabar menjadi mercuri di Dusun Talaga Ratu, Desa Kairatu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten SBB, berhasil digagalkan Polres Seram Bagian Barat (SBB).

Gabungan personil kepolisian dari Polres SBB ini dipimpin Kasat Sabhara, AKP J. de Fretes, Kasat Intelkam, Iptu M. Wenno dan KBO Intelkam, Ipda Indra Parera, Selasa (23/1) sekitar pukul 00.10 WIT, berhasil mengamankan 5 warga yang sementara melakukan kegiatan terlarang itu di kediaman milik Sunari (58).

Kelima warga yang diamankan yakni pemilik rumah, Sunari (58), pelaku pembuatan, Ahmad Rifan (29), warga Dusun Sidodadi Desa Waimital, Almer Kiki Madewangsa (18), Risky Arianto (17) dan Setiawan (20).

Link Banner

Rilis berita yang diterima wartawan dari Polres SBB, menyebutkan setelah kelimanya diamankan dan dimintai keterangan, mereka pun mengaku penyulingan tersebut sudah dilakukan sejak Minggu (21/1).

Baca Juga  Alumni 07 dan 010 Galang Dana untuk Korban Banjir Waitina

Material batu cinabar diambil dari Desa Luhu, Kecamatan Huamual.

Dari bahan baku 100 kg yang diolah, mereka mendapatkan hasil 60 kg yang sudah diambil dan dibawa pemilik, Jaka, pada Senin (22/1) sekitar pukul 20.00 WIT.

Semenytara yang sedang diproses pemasakan berjumlah 50 kg dengan hasil bersih yang baru didapatkan 24 kg mercuri.

Dari lokasi penyulingan batu cinabar ini, aparat kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa timbangan, Mesin Penggiling Batu merek Daisung, Blower Api, 13 Tabung tempat Ampas/limbah batu cinabar, 4 karung Ampas/Limbah batu cinabar, 24 Kg Mercuri Bersih dalam bentuk 3 botol.

Lokasi penyulingan kemudian dipasangi Police Line oleh KBO Reskrim, Ipda Arif Wibowo,S.Tr, beserta anggota Buser dan anggota Regu Iden, sekitar pukul 02.00 WIT.

Baca Juga  Ngopi Bareng, Kapolres Bitung Beri Kejutan untuk Para Jurnalis

Hingga saat ini, kelima tersangka masih diamankan di Mapolres SBB. (pt-02)