Protes mulai anarkis, TNI-Polri bubarpaksakan massa

oleh -40 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Situasi chaos merupakan kondisi yang paling dikhawatirkan masyarakat, khususnya saat menjelangnya hajatan politik, baik pada tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun nasional.

Apalagi, kondisi chaos ini kerap ditunggangi pihak yang tak bertanggung jawab yang kemudian memanfaatkannya untuk kepentingan yang terselubung lainnya.

Mencegah chaos dan anarkis yang ditimbulkan, khususnya menjelang Pemilu 2019 ini, TNI-Polri pun meggelar simulasi pengamanan Pemilu 2019, di Lapangan Merdseka Ambon, Kamis (7/2).

Dalam simulasi ini, sejumlah kelompok yang tidak puas dengan hasil pemilu di daerahnya, kemudian melakukan aksi protes hingga terjadi bentrokan antar warga dan pendukung parpol.

Link Banner

Saat chaos ini terjadi, TPS dirusak, terjadi pembakaran dan pelemparan batu hingga tindakan anarkis lainnya.

Baca Juga  Satgas Yonarmed 9/Kostrad Terima Lima Senpi Ilegal dari Warga Maluku Utara

Rilis berita yang diterima wartawan dari Penerangan Kodam (Pendam) XVI/Pattimura menyebutkan, bahwa ada 3 tingkatan kondisi skenario yang menentukan pengamanan, yaitu aman, agak rawan dan rawan.

Dimana pada tahap awal, akan diusahakan negosiasi oleh para Babinsa dan Babinkamtibmas. Namun jika situasi ini mulai memanas, satuan Dalmas (Shabara) akan diturunkan.

Ketika situasi sudah memasuki tahap rawan, giliran anggota gabungan TNI-Polri yang dikerahkan.

Dimana, gas air mata dan kendaraan water cannon juga mulai digunakan untuk menenangkan maupun membubarkan massa.

Usai pembubaran massa dilakukan, aparat kemudian membawa korban yang terluka dan meninggal dunia dengan ambulans ke rumah sakit terdekat.

Menciptakan kondisi yang lebih cooling down (adem) lagi, mediasi dilakukan Dandim 1504/Ambon, Letkol (Inf) Fendri dan Kapolres Pulau Ambon Pulau-pulau Lease, AKBP Sutrisno Hadi Santoso.

Baca Juga  Bupati Halsel Dinilai Tidak Miliki Kebijakan Pembangun Ekonomi Gugus Pulau

Setelah massa dapat diredam dan kondisi kembali kondusif, massa diberikan arahan agar tidak terprovokasi.

Baik masyarakat dan pendukung parpol pun membubarkan diri dan kembali menuju rumah masing-masing.

Simulasi Pam Pemilu 2019 yang digelar TNI-Polri ini juga sangat menyita atensi masyarakat Kota Ambon saat menyaksikannya dengan sangat antusias. (keket)