Proyek MCK di Modapia Tanpa Papan Nama

oleh -77 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Pekerjaan proyek pembangunan MCK yang berlokasi di Desa Modapia, Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, mendapat sorotan warga setempat.

Pasalnya proyek yang sudah berjalan hampir sebulan tersebut, tanpa papan nama proyek.

Rifai Umasugi, salah seorang warga Desa Modapia, menilai proyek yang dibangun menggunakan APBD 2020, itu diduga proyek siluman, sebab tidak terpasang papan informasi yang memuat anggaran, waktu pelaksanaan dan lainnya.

“Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan papan nama itu indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggaran dan sumber anggaran,” kata Rifai Umasugi, Senin (29/6/2020).

Rifai mengatakan, proyek MCK tanpa papan informasi itu belum diketahui kontraktornya, tetapi penanggung jawab di desa adalah SS yang juga Ketua Ranting Partai Demokrat Desa Modapia.

Baca Juga  Sekretaris Daerah Maluku Utara Buka Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan

“Penanggung jawab proyek tersebut adalah Ketua Ranting Partai Demokrat Desa Modapia yang berinisial (SS) yang juga suda beberapa kali memegang proyek di Desa Modapia. Namun mirisnya proyek itu terindikasi akan dijadikan sebagai barang pribadi keluarga SS, seperti proyek pembangunan MCK tahun sebelumnya”, beber Rifai Umasugi.

Rifai bilang, tahun sebelumnya SS mengurus proyek MCK yang dibangun di depan rumahnya. Kini MCK tersebut terkesan menjadi milik pribadi. Kemudian proyek MCK yang sedang dibangun itu, malah dibangun di belakang rumah adiknya.

Menurut Rifai, sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

Baca Juga  Pakai Masker & Sarung Tangan, Walikota Tidore Lepas Kepergian Sang Istri yang Wafat Karena COVID-19

Hingga berita ini tayang, pihak kontraktor belum juga dapat dikonfirmasi akibat terkendala jaringan telekomunikasi. (ifo).