oleh

Puisi-Puisi Arman Kalean

Link Banner

DIA YANG TELAH MEMELUK HUJAN

Setelah hangatmu Kau bawa pergi
Dia terbiasa merindukan sepi yang dingin
Tak cukup dengan Angin
Hembusannya tak mampu mengartikan hati

Apalagi Angin malam
Hanya membuka luka kelam
Saat dia berusaha melawan sekian banyak rindu
Tak kuasa menyembunyikan air mata dan sesal yang saling beradu

Namun dia terus menjaga harap padamu
Agar harapannya tak berpindah selain padamu
Pada Tuhan jua dia meminta untuk menambah iman
Agar harapannya padamu tak lekang meski berganti zaman

Dia memang tak ikhlas melepas semua kepergian
Tapi dia telah belajar ikhlas menunggumu
Dia memang tak pandai menghentikan semua tangisan
Tapi dia kini mampu menyamarkan kesedihan

Dia yang telah memeluk hujan
Akan terus merindukan hujan
Sebab baginya hujan adalah bahasa tangisan Alam
Seperti tangisan Ibumu saat melahirkanmu di masa silam

Ambon, 7 Maret 2020

=======

MAWAR (Mace Waropen)

Semua berawal dari pulau Supiori, makin ke timur Garuda terbang membawa sehelai daun sirih

Baca Juga  4 Tahun Ayah Bejat Setubuhi Anak Tiri

Daun sirih yang bertuliskan tinta merah pinang, jika dekat bulan Natal engkau kupinang.

Kita bersama menuju Yapen dengan dua belah dayung, lalu terus ke Jayapura kota bulan madu tanpa sarung.

Ku ajak engkau menuju Pegunungan Jayawijaya, berharap bahtera cinta kita tetap jaya.

Ternyata daun sirih tersangkut di atas langit puncak Cartenz yang tertutupi awan, engkau yang meyakinkanku untuk tetap ke sana tanpa melawan.

Di sana baru aku paham tentang sirih pinang cinta, yang kental memerahkan asmara kita.

Aku tandai kisah ini pada tebing-tebing sepanjang pantai Fak-fak dengan telapak tangan, biarkan semua mata paham perjalanan cinta kita walaupun berat akan tetap terasa ringan.

Hingga senja menjelaskan pada kita di Kaimana, membawa kembali daun sirih turun bersama salju yang memerah di mana-mana.

Menjadi cinta merah putih, cukup setetes tinta pinang merah tentang cinta. Jangan berliter darah merah tanpa kata, sebab setiap isi hati manusia Papua berwarna putih.

Baca Juga  Polairud Siap Backup Operasi Ketupat di Malam Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Seputih saljunya, seputih giginya, seputih tulangmu, setulus cintamu.
Pada Mawar, mari kita kembali dari bulan madu menuju Supiori.

Segelas air tawar, minumlah sayangku sekedar gantikan air matamu yang lama menetes memelihara harapan di tanah Negeri.

Ambon, 12 April 2017

===========

PENCARIAN

Tahun ini tak ada tanda rembulan
Meski kita masih saja menghitung
Andaikan Matahari juga bualan
Maka Bunga tak pernah untung

Aku ingin bertanya tentang makna merindu
Adakah rindu pada sesuatu sebelum kenal
Sementara hidup yang lengkap selalu dituju
Segalanya demi kesempurnaan membual

Memuja yang lengkap
Merindu dalam dekap
Masuk perangkap
Sudah tertangkap

Pikiran inginkan sempurna
Sewindu lamanya terpana
Hilang segala pesona
Tak pernah paripurna

Bukan lengkap
Bukan sempurna
Tapi rangkap
Jadilah purnama

Jika Syam melengkapi Rumi
Terangnya tutupi segala macam perbedaan
Maka aku adalah Bumi
Engkaulah hujan menumbuhkan kemuliaan

Baca Juga  Hendak ke Sanana, MT Adriana XX Nyaris Tenggelam

Ambon, 10 November 2018

==========

DURIAN KEHIDUPAN

Tidak seperti Sagu yang menggantikan dagingmu
Atau Ubi-ubian yang menguatkan jantungmu

Bukan pula Cengkih dan Pala yang mengantarkamu pergi Haji
Apalagi Ikan yang membuat Politisi banyak berjanji

Durian adalah rasa kehidupan
Meski hanya musiman

Durian mengajarkanmu tentang sejatinya pencarian
Memahamkanmu bahwa kulit bukanlah satu-satunya cara penghakiman

Hiduplah bagaikan Durian
Durian yang menghidupkan

Ambon, 14 Februari 2020

==========

EMPAT RUKUN BETA INGIN

Beta ingin setegar Kie Matubu
Meneduhkan sanubari yang kelabu

Beta ingin menghirup manianmu di masa lalu
Yang kemana pergi tidak ditandu-tandu

Beta ingin menjagamu dari atas Gurabunga
Agar kau tetap indah dibaluti Bunga-bunga

Beta ingin berdoa dengan pengantar para Jou Qadi Ngofa
Semoga terus terberkati dengan lantunan amin para Sowohi Mahifa

Ternate, 6 Februari 2020

Link Banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed