Puisi-Puisi Wirol Haurissa

Nuh Buloglabna 1940

kita duduk di pantai, melihat kekaguman abadi. kau bercerita tentang laut yang menyisir pantai dengan rapi. napasmu panjang di sebatang rokok gudang garam. asapnya mengembang ke awan-awan, lalu turun menjadi pengalaman yang ribu banyaknya seperti hujan.

Banda Ay, 14 Desember 2019

========

Ribka Sokabla 1937

dunia ini padanya terhubung dengan napas dan waktu. segala sesuatu terlihat seperti tenang, kudus, sembayang yang khusyut terbuka pada tuhannya. dan pada masa hidup, doa adalah hikmat yang paling kuat seperti gelombang hangat di tangannya.

lalu apalagi yang masih tersisa selain keyakinan. kata seorang perempuan di depanku.

Banda Ay, 27 Oktober 2019

==========

EME

(Elsa Meilinda Engel)

segenggam cahaya di tangannya, tepatnya di aypatti malam itu. dengan ranselnya, dia tetap tersenyum dan mengucapkan terima kasih.

raut wajahnya yang begitu matang. aroma laut setelah berenang di bulan februari sejak sore diceritakan dengan gembira.

saudara perempuanku mamasuki ruangan dengan tenang. mengambil tempat duduk di depan meja. berlahan dia mengupas kulit yang cacat. bahkan yang setengah busuk diselamatkan dengan hati-hati.

dia memastikan aku, untuk mengukir dagingnya di kenangan kalimat. dan “aku bersyukur” katanya padaku.

aku jelaskan padanya. seorang Meilinda
senang menyelamatkan semuanya. dia tersenyum padaku. dan tidak lama, kita berdua menikmati segelas teh hangat lalu kosong.

sebelum berpisah, aku bertanya, tidak ada jawaban sesuai pertanyaan. selain dia mengucapkan kalimat ini “biarkan aku menyelesaikan hal ini sendirian”

Banda Ay, 11 Oktober 2019

========

Apa yang Pane Ada Omong?

Tetaplah berjaga-jaga, berdoa dan lego-lego, kita hanya perlu kaitkan umpan pada kail dan membuangnya ke laut, menunggu ikan makan, bawa lari dan kita tarik.

==========

September

sayangku yang terkasih, kuat dan berani
dia tidak peduli apa yang terjadi
kata-katanya terjalin seperti jaring
tatapannya angin teduh di laut
september adalah jalan adil untuk kakinya
langit diterangi matahari untuknya
dan dia adalah sepenuhnya hatiku

===========

Pele Pele

pele pele papan
batu batu
batako
bilang padamu
koha ta la mera
tanganku dua
kakiku dua
manusia sama

Banda Ay, 27 Agustus 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: