Puluhan Satwa Endemik Pulau Seram Pulang Ke Manusela

oleh -117 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Balai Konservasi Sumber Alam (BKSDA) Maluku melepas liarkan puluhan satwa endemik Pulau Seram yang dilindungi Undang-Undang di Kawasan Konservasi Taman Nasional (TN) Manusela Maluku Tengah.

Satwa liar endemik Pulau Seram yang dilepas liarkan berupa dua ekor Kasuari Gelambir Ganda (Casuarius Casuarius), dua ekor Nuri Maluku (Eos Bornea), empat ekor Kasturi Tengkuk Ungu (Lorius Domicella), delapan ekor Kakatua Maluku (Cacatua Moluccensis), dan 12 ekor Perkici Pelangi (Trichoglossus Haematodus).

Melalui keterangan tertulisnya, Polhut BKSDA Maluku, Seto menyatakan, puluhan burung yang dilepas liarkan tersebut merupakan satwa hasil sitaan, temuan dan penyerahan secara sukarela.

“Burung- burung tersebut telah menjalani proses karantina dan rehabilitasi di Kandang Transit Seksi Konservasi Wilayah II Masohi dan Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Masihulan,” ujar Seto, Kamis (23/7/2020).

Link Banner

Kegiatan pelepas liaran dilakukan petugas dari SKW II Masohi dan disaksikan oleh Kepala SPTN I Wahai, Kepala Resort Masihulan dan staf PRS Masihulan.

Baca Juga  Bagi hasil kelulusan SD, oknum kepsek merokok dalam lingkungan sekolah

Seto bilang, kawasan konservasi TN Manusela dipilih sebagai lokasi pelepas liaran satwa dikarenakan kawasan tersebut merupakan habitat asli dari burung-burung tersebut.

Selain itu potensi sumber makanan yang melimpah serta kondisi hutan yang masih sangat terjaga diharapkan dapat membuat burung-burung tersebut dapat bertahan hidup dan jauh dari gangguan, khususnya dari gangguan para pemburu liar.

“Upaya ini sekaligus menjadi pembelajaran agar kita tidak boleh sembarangan melakukan peredaran satwa liar, sekali pun tidak dilindungi karena ada ketentuan yang membatasinya,” ujarnya. (red)