Puluhan Warga Buton dari Obi Ditolak di Baubau & Buton Selatan, Terpaksa ke Pelabuhan Banabungi

oleh -636 views
Link Banner

Porostimur.com | Buton: Setelah sebelumnya ditolak untuk berlabuh di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, dan juga ditolak warga Buton Selatan (Busel), akhirnya sekira 30 warga Buton yang datang dari Pulau Obi, Maluku Utara kini diagendakan turun di Pelabuhan Banabungi Pasarwajo.

Kabag Humas Pemda Buton, Hasan Jaya Purnama mengatakan, dijadwalkan mereka akan tiba di Pelabuhan Banabungi, Jumat sekira pukul 21.00 WITA malam ini.

Hal itu dilakukan karena setelah tiba di Batauga, Buton Selatan, masyarakat setempat tidak mengizinkan mereka diturunkan di wilayah tersebut.

“Sekitar jam 9 sebentar mereka tiba di Pelabuhan Banabungi,” katanya melalui telepon, Jumat (1/5/2020) sebagaimana dilansir dari takawanews.

Hasan bilang, puluhan warga Buton dan penumpang lainnya di kapal yang ditumpangi dari Pulau Obi tersebut, akan langsung dijemput sesuai dengan protokol kesehatan.

Baca Juga  The Bakuucakar Kenang Sosok Glenn Fredly di Konser FLAVS Virtual Festival

“Jadi setelah mereka tiba nanti, kita lakukan sama seperti yang pertama kita jemput mahasiswa yang dari Kendari dulu, setelah itu akan langsung ke posko utama, tapi semua dicek dulu suhu tubuhnya dan lain-lain,” ujarnya.

Hasan menjelaskan, setelah dilakukan pengecekan dan semua dalam kondisi membaik, maka akan diarahkan ke rumah masing-masing untuk mengkaratina diri mereka di rumah selama 14 hari dengan pemantauan pemerintah desa setempat.

“Nanti desa tersebut akan memantau terus perkembannya. Dan saya sampaikan juga didalam kapal ada juga warga dari Baubau bukan hanya Buton,” jelasnya.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa warga Kota Baunau telah menolak berlabuh di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, sekira 30 warga Kabupaten Buton yang merupakan perantau dari Pulau Obi, Maluku Utara.

Baca Juga  Benteng Victoria Akan Jadi Cagar Budaya Nasional

Puluhan warga Buton tersebut, diketahui telah tiba di Baubau sejak Kamis (30/4/2020) malam. Namun, karena tak diperbolehkan sandar di Palabuhan Murhum, mereka terpaksa harus bermalam di atas kapal yang ditumpangi, hingga akhirnya pada Jumat pagi bertolak ke Buton Selatan (red)