Punya Hutang Rp73 Milyar, SBB Disclaimer 13 Tahun

oleh -52 views
Link Banner

[carousel_slide id=’11594′]

@porostimur.com | Piru: Sejak Tahun 2006 sampai dengan Tahun Anggaran 2016, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat masih menyisahkan utang daerah yang harus dikembalikan ke negara kurang lebih sebesar 73 Milyar Rupiah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat Drs. M. Yasin Payapo, M.Pd, dalam pidatonya pada Laporan Pertanggung Jawaban Tahun Anggaran 2018 di Gedung Parlemen Kabupaten Seram Bagian Barat pada Jumat (2/8), menyoal laporan Hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan yang telah diterima pihaknya.

Menurut Payapo, karut-marutnya laporan keuangan pada pemerintahan sebelumnya adalah sebab Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat selalu mendapatkan predikat Disclaimer dari BPK selama 13 tahun terakhir.

Link Banner

“Hari ini Pak Ketua dan anggota Dewan yang terhormat bahwa Hutang Daerah ada 73 Milyar yang harus dikembalikan oleh daerah sesuai hasil dari audit BPK, dan inilah penyebab bahwa hampir selama 13 tahun SBB selalu berada dalam disclaimer”, tandas Payapo.

Baca Juga  Heboh ASN Pria Berbaju Korpri Gamis, Warganet: Seragam PNS Baru Ya Bro?
Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Yasin Payapo

Bupati Payapo menambahkan, laporan yang tidak bisa diterima oleh BPK itu terdiri dari atas laporan keuangan maupun aset daerah yang tidak tertata secara baik. Olehnya itu Payapo meminta kepada Pihak BPK untuk selalu memonitoring dan malukan audit Keuangan Daerah agar SBB dalam tahun-tahun kedepan bisa meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian.

Dalam Pidatonya Bupati meminta kepada lembaga Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten SBB untuk selalu melakukan monitoring dan fungsi pengawasannya sehingga antara pihak eksekutif dan legislatif dapat berjalan secara baik sesuai dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku. (keket)