Puting Beliung Terjang Desa Fatkauyon, Kepulauan Sula

oleh -70 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Angin puting beliung yang tiba-tiba menerjang pada Sabtu (16/1/2021) pukul 11.30 WIT membuat warga Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kepulauan Sula, Maluku Utara sontak panik.

Akibat puting beliung itu, atap tiga rumah warga dan satu gedung sekolah rusak.

Tak hanya atap rumah warga yang rusak. Angin puting beliung itu pun mengakibatkan beberapa pagar rumah, pekarangan, hingga tanaman di kebun warga, tumbang.

Puting Beliung Terjang Kepulauan Sula (1)
Tanaman di kebun warga tumbang akibat angin puting beliung yang menerjang Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kepulauan Sula, Maluku Utara, pada Sabtu 16 Januari 2021 pukul 11.30 WIT. Foto: Warga.

“Iya, angin puting beliung baru saja terjadi di desa kami. Angin sangat kencang, 3 rumah warga dan 1 bangunan sekolah rusak,” kata Us, salah satu warga Desa Fatkauyon, seperti dilansir dari cermat, Sabtu.

Us bilang, tiga rumah warga yang atapnya rusak akibat angin puting beliung itu yakni milik Ulfi Faayaim Rustam Sanaba, Nurdin Drakel, dan satu bangunan SMP 2 Satap Sulabesi Timur.

Baca Juga  Ini Dia Tujuh Tuntutan Pasien Covid-19 yang Menjalani Karantina di Sahid Bella Hotel Ternate
Puting Beliung Terjang Kepulauan Sula (2)
Kondisi atap rumah warga Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kepulauan Sula, Maluku Utara rusak akibat diterjang angin puting beliung pada Sabtu 16 Januari 2021 pukul 11.30 WIT. Foto: Warga

Warga yang melihat kejadian itu pun panik dan berhamburan ke luar rumah. “Saat melihat itu (Angin puting beliung), semua warga ketakutan dan keluar dari rumah masing-masing,” ungkapnya.

Puting Beliung Terjang Kepulauan Sula (3)
Kondisi gedung sekolah Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kepulauan Sula, Maluku Utara setelah diterjang angin puting beliung pada Sabtu 16 Januari 2021 pukul 11.30 WIT. Foto: Warga

Ia pun berharap agar cuaca buruk tidak lagi terjadi dan menimpa desa mereka. Saat ini, warga di desanya masih tetap waspada.

“Kami harap tidak lagi terjadi angin puting beliung susulan. Sampai sekarang warga belum merasa aman karena masih ada angin meskipun bukan angin puting beliung,” harapnya.

(red/cermat/kumparan)