Puttileihalat wafat, DPRD Maluku gelar Paripurna Khusus

oleh -79 views
Link Banner

@PorosTimur.com | Ambon : DPRD Maluku menggelar acara Rapat Paripurna Khusus atas meninggalnya salah satu anggota DPRD Maluku periode 2014-2019, Matheis Gaspar Puttileihalat, Jumat (8/12).

Mangkatnya Puttileihalat ini tepat di usinya yang ke-49 tahun, Kamis (7/12), setelah dirawat beberapa hari sebelumnya di RSUD DR Haulussy Kudamati, Ambon.

Almarhum mengawali karier politiknya di Partai Demokrat sejak tahun 2012 silam.

Pada November 2014, alamarhum mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD Maluku Dapil 5 yakni Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Kemudian, pada 3 November 2014 lalu, sesuai keputusan DPRD Maluku No 05 Tahun 2014, almarhum kemudian diangkat sebagai Angota Komisi D DPRD Maluku.

Ketua DPRD Provinsi Maluku, Edwin Adrian Huwae,SH, memimpin langsung Rapat Paripurna Khusus  didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Maluku, Elviana Pattiasina.

Baca Juga  Sartini Wally, Pahlawan Lingkungan dari Kota Ambon

Selain anggota DPRD Maluku, Rapat Paripurna Khusus ini juga dihadiri Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku, Hamin bin Thahir, keluarga besar, kader dan simpatisan DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku dan keluarga almarhum.

Huwae dalam sambutannya, menegaskan bahwa almarhum Puttileihalat merupakan salah satu putra terbaik Maluku.

Diakuinya, selain memiliki tipikal humoris, almarhum juga dikenal sebagai sosok yang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya sebagai anggota DPRD Maluku.

”Kehadiran kita saat ini (Rapat Paripurna Khusus-Red), merupakan wujud kebersamaan dan rasa kehilangan serta rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Sekaligus sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada almarhum dan keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Momentum ini, akunya, membuka kembali memori terhadap berbagai hal yang telah almarhum lakukan selama hidupnya, tatkala almarhum melewati hari-hari ketika sedang menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD Maluku.

Baca Juga  Satu Jam Berputar-putar, Lion Air Surabaya-Ambon Dialihkan ke Sorong

”Selaku pimpinan dan seluruh anggota DPRD Maluku, mitra kerja, keluarga tentu sangat merasa terkejut atas meninggalnya almarhum. Dalam usia yang masih sangat muda, 49 Tahun. Bahkan ketika kondisi sakit sekalipun, sewaktu-waktu almarhum masih sempat hadir di baileo rakyat ini, untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,” pungkasnya. (Amy)