PWI Maluku Desak Polisi Usut Kasus Penganiayaan Wartawan di Malra

oleh -53 views

Porostimur.com, Ambon – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Maluku mendesak pihak kepolisian mengusut tuntas kasus penganiayaan terhadap wartawan Joseph Leisubun. PWI Maluku juga meminta Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Frans Duma, untuk tetap bersikap profesional dalam menangani kasus tersebut.

“Sehingga, baik pelaku maupun aktor intelektualnya dapat diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PWI Maluku, Rony Samloy, Sabtu (30/9/2023).

Menurut Samloy, wartawan media online Joseph Leisubun, dianiaya oleh empat oknum yang datang ke rumahnya di Langgur, Maluku Tenggara. Kekerasan tersebut disebut-sebut terkait pemberitaan sebuah kasus.

Menurut Samloy, wartawan dalam menjalankan tugasnya perlu mendapat perlindungan hukum sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 40/1999 tentang Pers. 

Baca Juga  Juni 2024, Surplus Neraca Perdagangan Maluku Utara Turun

Ditambahkannya bahwa wartawan harus bebas dari intimidasi dalam bentuk apapun dan dari siapapun, apalagi menjadi korban aksi premanisme. “Karena itu kami sangat mengecam peristiwa penganiayaan terhadap rekan kami Joseph Leisubun,” ujar Samloy.

Mantan wartawan Ambon Ekspres itu menegaskan pihaknya akan mengawal kasus ini sampai tuntas. Selain itu, PWI Maluku juga menolak pendekatan keadilan restorasi dalam penanganan kasus ini. 

No More Posts Available.

No more pages to load.