Di hadapan ribuan masyarakat yang hadir pada penutupan Sail, orang nomor dua di Tidore itu juga megatakan Walikota menginginkan pada penghujung Tahun 2022, masyarakat bakal kembali dihibur oleh grup musik papa atas di lokasi Sail Tidore ini.
”Saya diminta pak Walikota, kira-kira Desember ini apa yang nanti kita persembhkan untuk masyarakat, jadi kita jangan grup band terus tetapi harus ada Dai nasional hadir di Tidore, karena Tidore sudah ditetapkan sebagai kota Santri. Ada pencera populer hadir dulu nanti di akhir Desember baru kita hadirkan grup musik band nasional untuk menghibur kita semua,” ucapnya.
Penutupan Sail Tidore 2022 ini juga dimeriahkan oleh berbagai hiburan musik, diantaranya, simple acoustic grup band asli Tidore, bersama Syafril Harsani pelantun sayap patah, lelaki asal Tidore jebolan Morotai Idol, yang kini berkarir dibawah label rekaman hijau musik milik Anang Hermansyah, serta penampilan spesial Keiland Boi, rapper muda asal Kepulauan Kei, Maluku dan para musisi lokal lainnya.
Selain konser musik, acara penutupan Sail Tidore 2022 ini juga dimeriahkan dengan tarian-tarian daerah asal Tidore dan Papua. Di kesempatan yang sama juga ada pembagian hadiah kepada para pemenang dari beberapa mata lomba, seperti lomba dayung, lomba renang pesisir dan lomba stand UMKM Lokal. (Culen)









